BERITA TERKINI
ITS Bagikan Tips Tetap Fokus Kerja dan Ibadah Selama Ramadan

ITS Bagikan Tips Tetap Fokus Kerja dan Ibadah Selama Ramadan

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membagikan pesan agar puasa tidak menjadi alasan untuk menurunkan produktivitas. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, @its_campus, pada 4 Maret 2026, ITS mengajak mahasiswa dan masyarakat mengelola waktu secara bijak agar aktivitas belajar atau bekerja tetap berjalan, sekaligus ibadah dapat dilakukan secara maksimal.

Dalam unggahan tersebut, ITS menekankan bahwa Ramadan justru dapat menjadi momentum untuk lebih disiplin mengatur aktivitas harian. Sejumlah langkah praktis disampaikan, mulai dari menyusun prioritas hingga mengurangi distraksi yang kerap menguras waktu dan energi.

Salah satu saran yang diberikan adalah menyusun agenda prioritas harian. Mahasiswa maupun pekerja dianjurkan tidak membiarkan hari berjalan tanpa perencanaan. ITS menyarankan meluangkan sekitar 10 menit setelah sahur atau sebelum memulai aktivitas untuk membuat daftar tugas. Targetnya tidak perlu banyak, cukup menetapkan tiga prioritas utama yang ingin diselesaikan dalam sehari agar fokus lebih terarah dan distraksi bisa diminimalkan.

Selain perencanaan, ITS mengingatkan pentingnya menjaga energi dengan mengurangi gangguan yang tidak produktif. Kebiasaan seperti mindless scrolling di media sosial disebut dapat membuat waktu terasa cepat habis. Dengan menekan aktivitas yang tidak mendukung tujuan, energi selama berpuasa dinilai lebih terjaga sehingga kegiatan belajar maupun bekerja tetap optimal.

ITS juga menyoroti pentingnya mengatur waktu secara sengaja, bukan menunggu waktu luang. Jika ibadah hanya dilakukan saat ada waktu tersisa, kesempatan tersebut berisiko terlewat. Karena itu, metode time blocking dapat diterapkan, misalnya menyediakan waktu khusus untuk tilawah setelah salat Dzuhur, menjadwalkan power nap sekitar pukul 12.00–12.30, serta memanfaatkan pagi hari untuk pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi ketika energi masih penuh.

Di luar aspek manajemen waktu, ITS mengajak untuk menguatkan niat dalam setiap aktivitas selama Ramadan. Bekerja dan belajar tidak hanya dipandang sebagai upaya mengejar hasil duniawi, tetapi dapat bernilai ibadah apabila diniatkan karena Allah. ITS mengaitkan hal ini dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim: “Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya.”

Melalui pengelolaan waktu yang baik, pengurangan distraksi, dan niat yang lurus, ITS menilai Ramadan dapat menjadi kesempatan untuk tetap produktif sekaligus meningkatkan kualitas ibadah.