BERITA TERKINI
ITPLN Resmikan Prodi Sains Data untuk Jawab Kebutuhan Industri Kelistrikan Berbasis Data

ITPLN Resmikan Prodi Sains Data untuk Jawab Kebutuhan Industri Kelistrikan Berbasis Data

Institut Teknologi PLN (ITPLN) membuka Program Studi (Prodi) Sains Data untuk menjawab kebutuhan industri ketenagalistrikan yang kian mengandalkan pengolahan data. Menurut Suroso, keberadaan prodi ini sejalan dengan kebutuhan PLN terhadap tenaga ahli data untuk memproyeksikan pertumbuhan beban listrik di berbagai wilayah, termasuk permintaan khusus dari data center.

“Data science itu sangat kami perlukan untuk memproyeksikan arah demand kita. Pertumbuhan beban tertinggi saat ini ada di Jawa mencapai 293 terawatt hour (TWh), di Sumatera 73 TWh, dan seterusnya. Khusus untuk data center, bebannya mencapai 28 TWh di Jawa dan 17 TWh di Batam,” kata Suroso.

Ia menambahkan, kebutuhan tenaga kerja di bidang data center diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan seiring rencana migrasi hampir 75 data center ke Indonesia. Dengan proyeksi tersebut, lulusan Prodi Sains Data ITPLN diharapkan dapat langsung terserap pasar kerja ketika menyelesaikan studi.

“Begitu sekarang dibuka, empat tahun lagi sudah ada lulusan. Dan saat itu data center sudah jadi, mereka bisa langsung mengisi. Ini sangat tepat,” ujar Suroso.

Peluncuran Prodi Sains Data ini disebut menjadi bagian dari upaya ITPLN mendukung percepatan transformasi digital di sektor energi, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dalam analisis data untuk kebutuhan nasional.

Sebelumnya, Wakil Rektor I Bidang Akademik ITPLN Prof. Syamsir Abduh menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 381/B/O/2025. SK tersebut diserahkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III (LLDIKTI III) Tri Munanto.

Prof. Syamsir memastikan prodi baru ini mulai dibuka pada tahun ajaran 2025–2026 yang akan dimulai pada September mendatang. Ia juga menyebut Prodi Sains Data ITPLN sebagai satu-satunya di Indonesia yang secara spesifik menerapkan ilmu data sains untuk sektor ketenagalistrikan.