Transformasi digital yang kian memudahkan akses layanan keuangan, mulai dari e-wallet, marketplace, hingga fitur paylater, turut menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda, yakni meningkatnya risiko perilaku konsumtif digital.
Merespons kondisi tersebut, Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di UPT SMAN 4 Parepare pada Rabu (6/05/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Literasi Finansial Berbasis Sains Data untuk Membangun Generasi Anti Konsumtif di Era Digital.”
Program tersebut diikuti 40 peserta yang merupakan pengurus organisasi siswa. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun keterampilan analisis keuangan berbasis data serta menyiapkan siswa agar dapat berperan sebagai agen literasi finansial di lingkungan keluarga.
ITH menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari pengembangan program literasi finansial berkelanjutan yang telah dijalankan dalam beberapa tahun terakhir. Program serupa sebelumnya menyasar siswa SMK dan kelompok ibu rumah tangga, dengan hasil berupa peningkatan pemahaman dan praktik pengelolaan keuangan berbasis data.
Tim pelaksana kegiatan diketuai oleh Aprizal Resky, S.Si., M.Si., bersama sejumlah dosen lintas bidang dan melibatkan mahasiswa sebagai pendamping praktik. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan pribadi, mulai dari penyusunan anggaran, pengendalian perilaku konsumtif digital, hingga pemanfaatan dashboard keuangan berbasis Excel untuk mencatat, mengelompokkan, dan memvisualisasikan pengeluaran dalam bentuk grafik.
Aprizal menjelaskan, kegiatan ini dirancang untuk membangun kesadaran finansial sejak usia sekolah melalui pendekatan berbasis data. “Generasi muda saat ini sangat dekat dengan teknologi, namun belum semuanya mampu memanfaatkannya secara produktif. Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali siswa dengan kemampuan mengelola keuangan secara berbasis data, sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dan tidak terjebak pada perilaku konsumtif digital,” ujarnya.
Kepala UPT SMAN 4 Parepare, Hamzah Wakkang, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program ini memberikan wawasan baru bagi siswa dalam memahami cara mengelola keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab. “Harapannya, siswa dapat menjadi contoh baik di lingkungan sekolah maupun keluarga,” katanya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Internal Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) Tahun 2026, sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan literasi finansial masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.