BERITA TERKINI
Israel Perluas Pemanfaatan AI untuk Operasi Militer dan Dukungan Kesehatan Mental

Israel Perluas Pemanfaatan AI untuk Operasi Militer dan Dukungan Kesehatan Mental

JERUSALEM — Israel meningkatkan penerapan teknologi canggih, termasuk kecerdasan buatan (AI) dalam operasi militer dan platform digital untuk mendukung kesehatan mental, seiring upaya beradaptasi dengan konflik yang berkepanjangan.

Dari sisi militer, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengerahkan “agen AI” dalam Operasi Singa untuk menyinkronkan rencana serangan udara skala besar dengan tingkat presisi yang disebut tinggi. Sejumlah sistem turut digunakan untuk mendukung tujuan tersebut, di antaranya Tashan yang membantu menemukan peluncur rudal musuh dengan cepat, serta Rom yang menghubungkan jaringan radar untuk mendeteksi kendaraan udara tak berawak (UAV) sejak dini.

Teknologi tersebut dilaporkan membantu angkatan udara dalam perencanaan operasional secara real-time. Selain itu, sistem berbasis AI juga digunakan untuk memprediksi zona dampak rudal guna memberikan peringatan dini kepada warga sipil.

Di luar ranah militer, permintaan dukungan kesehatan mental di Israel dilaporkan meningkat seiring berlanjutnya konflik di Timur Tengah. Kondisi ini mendorong organisasi masyarakat sipil dan pihak berwenang menerapkan solusi berskala besar dengan memadukan teknologi untuk memperluas akses layanan.

Sistem perawatan kesehatan mental di Israel disebut sudah berada di bawah tekanan, terutama setelah pandemi COVID-19, dan kini menghadapi beban tambahan seiring meningkatnya konflik.