BERITA TERKINI
Harga Samsung Galaxy Watch Ultra di Indonesia: Baterai hingga 100 Jam, Material Titanium, dan Fitur Galaxy AI

Harga Samsung Galaxy Watch Ultra di Indonesia: Baterai hingga 100 Jam, Material Titanium, dan Fitur Galaxy AI

Samsung Galaxy Watch Ultra resmi hadir di Indonesia pada akhir 2024 sebagai jam tangan pintar Android yang menonjolkan ketangguhan fisik, fitur kesehatan berbasis kecerdasan buatan, serta daya tahan baterai yang panjang. Perangkat ini ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan wearable yang mampu dipakai di berbagai kondisi ekstrem, mulai dari aktivitas luar ruang hingga olahraga air.

Dari sisi material, Galaxy Watch Ultra memakai rangka Titanium Grade 4 dan pelindung layar Sapphire Crystal. Perangkat ini mengantongi sertifikasi ketahanan debu dan air IP68, ketahanan air 10 ATM (hingga 100 meter), serta standar militer MIL-STD-810H. Samsung juga menyebut perangkat dapat beroperasi pada rentang ketinggian 500 meter di bawah permukaan laut hingga 9.000 meter di atas permukaan laut.

Untuk layar, Galaxy Watch Ultra mengusung panel Super AMOLED 1,5 inci dengan resolusi 480 x 480 piksel dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits. Spesifikasi ini ditujukan agar tampilan tetap terbaca di bawah sinar matahari.

Performa perangkat ditopang chipset Exynos W1000 berbasis fabrikasi 3nm dengan konfigurasi penta-core (1,6GHz/1,5GHz), RAM 2GB, dan penyimpanan internal 32GB. Sistem operasinya Wear OS 5 Powered by Samsung dengan antarmuka One UI Watch 6.

Salah satu sorotan utama Galaxy Watch Ultra adalah baterainya. Samsung mencantumkan ketahanan hingga 60 jam untuk penggunaan normal, hingga 100 jam pada mode hemat daya, serta hingga 48 jam pada mode hemat daya saat berolahraga. Kapasitas baterai tercatat 590 mAh (Li-Ion).

Di sisi fitur kesehatan dan kebugaran, Galaxy Watch Ultra membawa sensor BioActive yang mencakup pemantauan detak jantung optik, sinyal jantung elektrik (EKG), serta analisis impedansi bioelektrik (BIA). Berbagai sensor lain juga tersedia, seperti akselerometer, barometer, giroskop, sensor geomagnetik, sensor suhu inframerah, dan sensor cahaya.

Samsung turut mengintegrasikan Galaxy AI untuk membantu analisis olahraga dan komposisi tubuh otomatis, asisten AI personal, serta fitur seperti Energy Score dan Sleep Insights. Dalam materi yang dirujuk, disebut pula dukungan untuk deteksi sleep apnea yang lebih akurat.

Untuk kebutuhan navigasi dan aktivitas luar ruang, Galaxy Watch Ultra dibekali GPS dual-frequency (L1+L5) yang didukung GPS/GLONASS/Galileo/BeiDou. Konektivitasnya meliputi Bluetooth 5.3, Wi-Fi 802.11a/b/g/n (2,4GHz+5GHz), NFC, serta dukungan seluler LTE melalui eSIM.

Samsung juga menyematkan tombol fisik tambahan (Quick Button) yang dapat diprogram untuk akses cepat ke fungsi tertentu, termasuk mengaktifkan sirene darurat 85dB. Secara fisik, jam ini berukuran 47,4 x 47,4 x 12,1 mm dengan bobot 60,5 gram (tanpa strap).

Dalam perbandingan yang dicantumkan dengan Apple Watch Ultra 2, Galaxy Watch Ultra disebut unggul pada teknologi fabrikasi chipset (3nm vs 4nm) dan daya tahan baterai pada mode hemat daya (hingga 100 jam vs hingga 72 jam). Sementara itu, Apple Watch Ultra 2 disebut memiliki layar lebih besar dan fitur olahraga air yang lebih canggih. Pilihan perangkat dinilai bergantung pada ekosistem yang digunakan (Android atau iOS) serta prioritas fitur.

Galaxy Watch Ultra tersedia di Indonesia sejak 6 Desember 2024 melalui Samsung.com, Samsung Experience Store, platform e-commerce, serta mitra ritel elektronik. Pada periode penjualan perdana hingga 9 Januari 2025, disebut ada penawaran seperti trade-in cashback hingga Rp1 juta, tambahan cashback bank hingga Rp1 juta, serta diskon 20% untuk aksesori resmi.

Untuk harga, per Maret 2026 Samsung Galaxy Watch Ultra dibanderol Rp8.999.000 untuk varian LTE 47mm. Dalam informasi yang sama, disebutkan adanya promo untuk warna tertentu seperti Titanium Blue yang dapat diperoleh seharga Rp8.299.000.