BERITA TERKINI
Gubernur Jambi Lepas 442 Jemaah Haji Kloter BTH 19, Minta Fokus Ibadah dan Kurangi Penggunaan Gawai

Gubernur Jambi Lepas 442 Jemaah Haji Kloter BTH 19, Minta Fokus Ibadah dan Kurangi Penggunaan Gawai

Gubernur Jambi Al Haris melepas keberangkatan 442 jemaah calon haji (JCH) Provinsi Jambi yang tergabung dalam Kloter BTH 19 menuju Tanah Suci. Pelepasan berlangsung di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, Selasa (12/5/2026).

Dalam sambutannya, Al Haris meminta jemaah memusatkan perhatian pada rangkaian ibadah haji dan mengurangi aktivitas yang dapat mengganggu kekhusyukan, termasuk penggunaan gawai. Ia mengingatkan bahwa kesempatan berangkat haji merupakan anugerah besar, mengingat sebagian jemaah menunggu dalam waktu lama.

“Bapak dan ibu sudah menunggu sangat lama untuk berangkat ke Tanah Suci. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk beribadah. Tinggalkan dulu urusan lain, termasuk gadget, fokuslah pada seluruh rangkaian ibadah haji,” ujar Al Haris.

Kloter BTH 19 terdiri dari 156 jemaah asal Kabupaten Kerinci, 279 jemaah dari Kabupaten Merangin, serta satu jemaah asal Muaro Jambi. Rombongan juga didampingi dua petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan empat petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, Al Haris menyampaikan doa agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah. Ia juga menitipkan doa untuk Provinsi Jambi agar senantiasa diberi keamanan, kenyamanan, dan ketenteraman.

“Semoga bapak dan ibu dapat menunaikan seluruh rukun haji dengan sempurna, memperoleh ampunan Allah SWT, menjadi haji yang mabrur dan mabrurah, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris menyampaikan Pemerintah Provinsi Jambi mengalokasikan anggaran Rp42 miliar dari APBD 2026 untuk mendukung akomodasi jemaah calon haji asal Jambi. Anggaran itu disebut meningkat dari rencana awal Rp40 miliar karena kenaikan harga Avtur yang berdampak pada biaya transportasi.

“Awalnya kita anggarkan Rp40 miliar, tetapi terjadi kenaikan Avtur sehingga biaya transportasi ikut meningkat. Karena itu, ditambah melalui belanja tidak terduga menjadi Rp42 miliar,” ujarnya.

Menurut Al Haris, tambahan anggaran diperlukan untuk menutup biaya transportasi, termasuk charter pesawat dan bus pengangkut jemaah dari Asrama Haji Jambi menuju bandara hingga perjalanan ke Batam, baik saat keberangkatan maupun pemulangan. Ia menegaskan dukungan tersebut sebagai komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan berjalan baik agar jemaah dapat beribadah dengan tenang.

Selain meminta jemaah fokus beribadah, Al Haris juga mengingatkan agar menjaga kesehatan, memperkuat kebersamaan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga ketertiban selama berada di Arab Saudi.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah, Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas dukungan terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jambi dan jajaran yang telah memberikan dukungan anggaran lebih dari Rp42 miliar untuk mendukung kelancaran pemberangkatan jemaah,” katanya.