Google Translate akan menghadirkan fitur baru bernama Pin yang ditujukan untuk mempermudah pengguna, terutama pelancong, saat berpindah-pindah bahasa. Pembaruan ini dirancang agar proses memilih bahasa menjadi lebih cepat dan praktis.
Saat ini, Google Translate memiliki bagian “Bahasa Terbaru” yang menampilkan hingga sembilan bahasa terakhir yang digunakan. Namun, daftar tersebut bersifat dinamis. Ketika pengguna memilih bahasa ke-10, bahasa yang paling lama digunakan akan keluar dari daftar. Kondisi ini bisa menyulitkan bagi pengguna yang rutin berganti antara beberapa bahasa tertentu.
Melalui pembaruan mendatang, Google akan menambahkan bagian baru bernama “Bahasa yang Disematkan” (Pinned Languages). Fitur ini memungkinkan pengguna menyematkan hingga 10 bahasa favorit atau yang paling sering dipakai secara permanen di bagian atas halaman pemilihan bahasa, tepat di atas daftar “Bahasa Terbaru”.
Dengan mekanisme ini, pengguna tidak perlu lagi menggulir panjang atau mengetik ulang untuk mencari bahasa yang sama berulang kali, misalnya saat berada di negara yang menggunakan lebih dari satu bahasa resmi. Bahasa yang sudah disematkan akan selalu tersedia di posisi teratas.
Cara penggunaannya disebut sederhana. Pengguna cukup menggeser ke kanan pada bahasa yang ingin disimpan, lalu mengetuk ikon pin yang muncul. Untuk melepas sematan, pengguna melakukan langkah serupa dengan mengetuk ikon untuk melepaskan pin.
Meski bukan perubahan besar, fitur ini diharapkan dapat mengurangi hambatan bagi pengguna yang sering berganti bahasa. Pembaruan tersebut disebut akan tersedia bagi pengguna Android dan iOS ketika resmi dirilis.