Google Labs bersama divisi kecerdasan buatan Google DeepMind memperluas akses layanan AI bernama Pomelli ke lebih dari 170 negara dan wilayah, termasuk Indonesia, pada pekan ini.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan terbaru akun resmi X (dahulu Twitter) Google Labs, @GoogleLabs. Dalam unggahannya, Google Labs menyebut perluasan ini dilakukan setelah mendengar masukan pengguna terkait ketersediaan layanan.
Pomelli merupakan alat pemasaran berbasis AI yang dirancang untuk membantu usaha kecil dan menengah (UMKM) membuat konten promosi dengan lebih cepat dan mudah. Menurut Google, pembuatan konten pemasaran yang konsisten dengan identitas merek umumnya memerlukan investasi besar, baik dari sisi waktu maupun sumber daya. Di sisi lain, pelaku UMKM kerap menghadapi keterbatasan waktu, anggaran, serta kemampuan desain saat menyiapkan materi promosi digital.
Melalui Pomelli, pelaku UMKM dapat menghasilkan konten promosi atau ide kampanye pemasaran tanpa harus menghabiskan banyak waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis sehari-hari.
Pomelli bekerja dalam tiga tahap. Pertama, pengguna diminta memasukkan alamat situs web bisnis. Sistem kemudian menganalisis situs tersebut untuk membangun profil identitas merek yang disebut “Business DNA”, yang mencakup berbagai elemen brand. Dengan profil ini, Pomelli ditujukan untuk menghasilkan materi promosi yang tetap selaras dengan karakter bisnis pengguna.
Pada tahap kedua, Pomelli menghasilkan ide kampanye pemasaran yang disesuaikan dengan profil bisnis. Pengguna juga dapat menambahkan prompt atau ide sendiri untuk memperjelas konsep kampanye yang diinginkan.
Selanjutnya, pada tahap ketiga, Pomelli membuat materi pemasaran siap pakai, seperti konten media sosial, gambar promosi, atau materi iklan digital. Konten tersebut dapat diedit langsung di dalam alat sebelum diunduh dan digunakan pada berbagai kanal, termasuk media sosial, situs web, maupun iklan online.
Pomelli pertama kali diperkenalkan pada Oktober 2025 sebagai eksperimen publik (public beta) di Google Labs dan saat itu hanya tersedia di sejumlah negara berbahasa Inggris, seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Google menyatakan fitur Pomelli kemungkinan akan terus berkembang seiring masukan pengguna.
Untuk mengakses layanan ini, pelaku UMKM dapat mengunjungi https://labs.google.com/pomelli.