BERITA TERKINI
Google Mulai Hapus Tampilan Aplikasi Cuaca di Android, Arahkan Pengguna ke Hasil Pencarian

Google Mulai Hapus Tampilan Aplikasi Cuaca di Android, Arahkan Pengguna ke Hasil Pencarian

Google secara bertahap menghapus pengalaman tampilan aplikasi Cuaca (Weather) bawaan di perangkat Android dan menggantinya dengan antarmuka prakiraan cuaca yang terintegrasi di halaman hasil pencarian Google Search.

Perubahan ini menandai berakhirnya tampilan cuaca bergaya aplikasi yang selama ini dapat diakses melalui ikon pintasan maupun widget. Meski demikian, informasi prakiraan cuaca tetap tersedia dan dapat diakses melalui pencarian.

Selama bertahun-tahun, Cuaca di Android—yang bukan aplikasi independen terpisah, melainkan pengalaman layar penuh yang diluncurkan dari pintasan atau widget At a Glance—menjadi cara cepat untuk melihat kondisi cuaca saat ini, ramalan harian, hingga prakiraan 10 hari ke depan.

Dalam pembaruan yang kini digulirkan secara global, pengguna yang mengetuk ikon atau pintasan Cuaca akan diarahkan ke hasil pencarian Google Search. Seiring pemadaman bertahap tampilan seperti sebelumnya, detail prakiraan cuaca—termasuk kualitas udara, kelembapan, dan kecepatan angin—kini muncul sebagai bagian dari hasil pencarian web.

Antarmuka cuaca di laman pencarian tersebut tetap menampilkan data yang lengkap, seperti grafik per jam dan ramalan jangka panjang. Namun, pengalaman ini tidak lagi hadir sebagai jendela aplikasi mandiri, melainkan lebih menyerupai tampilan hasil pencarian dalam browser.

Konsekuensinya, pengguna dapat menggulir halaman yang tidak hanya berisi informasi cuaca, tetapi juga tautan dan rekomendasi lain di luar prakiraan.

Perubahan ini dilaporkan mulai diuji Google pada November 2025 melalui uji coba A/B test dan belakangan semakin luas dibahas sebagai bagian dari fase penghapusan pengalaman cuaca di Android. Meski belum semua pengguna melihat perubahan tersebut di perangkat mereka, langkah ini menunjukkan arah Google untuk menyederhanakan aplikasi bawaan dengan memusatkan akses informasi melalui Search.

Sejumlah pengamat teknologi menilai, kebijakan ini berpotensi mengurangi kenyamanan bagi sebagian pengguna yang terbiasa mengandalkan layar cuaca mandiri dari layar awal atau widget. Namun, Google tetap menyediakan informasi prakiraan cuaca, hanya saja kini hadir dalam konteks hasil pencarian yang lebih luas alih-alih sebagai pengalaman aplikasi penuh.