Google resmi menghentikan dukungan untuk aplikasi cuaca mandiri atau “mini-app” yang selama ini digunakan banyak pengguna Android. Perubahan ini menggeser cara Google menyajikan prakiraan cuaca harian, terutama bagi pengguna ponsel non-Pixel yang sebelumnya terbiasa mengakses cuaca lewat tampilan yang terasa seperti aplikasi terpisah.
Dalam pembaruan tersebut, informasi cuaca kini tidak lagi muncul sebagai pengalaman layar penuh ala aplikasi mandiri. Sebagai gantinya, saat pengguna mengetuk pintasan cuaca—misalnya ikon matahari dan awan di layar beranda—yang terbuka adalah halaman hasil pencarian Google Search dengan kartu cuaca di dalamnya. Meski sebelumnya terlihat seperti aplikasi terpisah, fitur cuaca itu sebenarnya merupakan bagian dari aplikasi Google.
Antarmuka lama Google Weather dikenal sederhana dan mudah dikenali, termasuk tampilan bersih dengan karakter katak “Froggy” sebagai latar. Di sana pengguna dapat melihat kondisi cuaca saat ini, prakiraan 10 hari, serta berpindah antar kota dengan cepat. Kini, Google merombak pengalaman tersebut agar lebih menyatu dengan ekosistem pencarian, sehingga tampilan cuaca terasa sebagai bagian dari hasil pencarian web yang lebih luas.
Meski bentuk penyajiannya berubah, Google mempertahankan fungsi inti sekaligus menambah kedalaman informasi. Pengguna tetap dapat mengakses prakiraan per jam dan panduan cuaca jangka panjang, serta melihat metrik yang lebih rinci seperti tingkat kelembapan hingga kualitas udara (AQI).
Google juga memperkenalkan ringkasan bertenaga kecerdasan buatan (AI) untuk memberikan gambaran cuaca secara cepat. Ringkasan ini ditujukan agar pengguna dapat memahami kondisi cuaca tanpa harus menelaah angka satu per satu. Namun karena berbasis pencarian, pengguna juga akan menemukan lebih banyak tautan dan konten web tambahan saat menggulir halaman.
Perubahan yang telah melalui fase pengujian selama beberapa bulan ini menandai integrasi fitur cuaca ke dalam Google Search. Dengan demikian, pembaruan cuaca tetap bisa diakses tanpa perlu aplikasi khusus, tetapi dengan pengalaman yang kini lebih terhubung ke hasil pencarian.