Politikus Fadli Zon menyoroti isu perlindungan data pribadi dengan menyinggung kebiasaan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang disebut menggunakan nomor telepon Amerika Serikat. Menurut Fadli, hal tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan dan keseriusan perlindungan data, terutama jika pejabat terkait dinilai tidak menggunakan layanan nomor dalam negeri.
Dalam pernyataannya, Fadli mempertanyakan bagaimana perlindungan data dapat berjalan baik bagi masyarakat apabila pejabat yang membidangi urusan komunikasi dan informatika justru dikaitkan dengan penggunaan nomor luar negeri. Ia menilai situasi itu dapat menimbulkan keraguan publik terhadap sistem dan kebijakan yang ada.
Berita ini menempatkan isu proteksi data sebagai perhatian utama, dengan sorotan pada contoh yang disebut berasal dari pejabat pemerintah. Namun, informasi yang tersedia tidak memuat penjelasan lebih lanjut mengenai alasan penggunaan nomor tersebut maupun tanggapan resmi dari pihak Menkominfo.