Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas meluncurkan Aplikasi Sistem Manajemen Aspirasi dan Risalah Terpadu (SMART) sebagai langkah transformasi digital di lingkungan legislatif daerah. Inovasi ini ditujukan untuk memperkuat pelayanan publik yang transparan dan responsif.
SMART dirancang sebagai sistem terpadu untuk menampung, mengelola, dan menindaklanjuti aspirasi serta pengaduan masyarakat. Melalui aplikasi ini, proses penanganan masukan warga diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, terukur, dan terdokumentasi dengan baik, sehingga komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat berlangsung tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.
Selain menampung aspirasi, SMART juga digunakan untuk pengelolaan risalah rapat DPRD. Dokumentasi berbagai proses penting, mulai dari fungsi legislasi, pengawasan, hingga penganggaran, disebut dapat tersusun secara sistematis dan akurat, serta memudahkan akses informasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas Firdaus Cik Ola, didampingi Sekretaris Dewan Elbaroma, menyatakan peluncuran SMART merupakan bagian dari komitmen DPRD untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang modern dan akuntabel. “Melalui aplikasi SMART, kami ingin memastikan setiap aspirasi masyarakat tidak hanya didengar, tetapi juga ditindaklanjuti secara sistematis. Ini adalah langkah nyata kami dalam mendekatkan DPRD dengan masyarakat,” ujarnya.
Firdaus menambahkan, aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi publik dalam pembangunan daerah. Setiap aspirasi yang masuk akan tercatat secara digital, diproses sesuai mekanisme kelembagaan, dan progresnya dapat dipantau secara transparan oleh masyarakat.
Peluncuran SMART juga disebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dalam mendorong digitalisasi layanan publik, sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas kinerja lembaga pemerintahan. Ke depan, DPRD Musi Rawas menyatakan akan terus mengembangkan dan menyempurnakan sistem tersebut agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi informasi.