Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto akan menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan gadget di sekolah mulai awal Mei. Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto, Amsar Azhari Siregar, mengatakan siswa tetap diperbolehkan membawa smartphone ke sekolah, tetapi penggunaannya dibatasi untuk kebutuhan tertentu.
Menurut Amsar, telepon pintar hanya boleh digunakan untuk komunikasi dengan orang tua atau untuk mendukung program pembelajaran. Selama kegiatan belajar mengajar (KBM), perangkat wajib disetel dalam kondisi senyap dan disimpan di tempat yang ditentukan guru, kecuali jika digunakan atas instruksi langsung.
Ia menjelaskan, pemanfaatan gadget dalam pembelajaran hanya diperkenankan untuk kepentingan edukatif, seperti mengakses sumber materi belajar, mengikuti asesmen daring, hingga pengumpulan tugas digital. Di luar kepentingan tersebut, penggunaan perangkat tidak diperbolehkan selama jam pelajaran berlangsung.
Amsar juga menekankan pentingnya etika dalam penggunaan handphone. Peserta didik dilarang menggunakan perangkat untuk bermain gim, mengakses hiburan, merekam tanpa izin, melakukan perundungan daring, maupun menyebarkan hoaks.
Adapun saat waktu istirahat, penggunaan gadget masih diperbolehkan secara terbatas. Namun, siswa dianjurkan untuk lebih mengutamakan interaksi sosial secara langsung.
Terkait penegakan aturan, Dispendik menyiapkan sanksi bertahap bagi pelanggaran. Untuk pelanggaran ringan, sanksi dapat berupa teguran, penyitaan sementara, hingga pemanggilan orang tua. Sementara pelanggaran berat, seperti kecurangan ujian, akan mendapatkan penanganan khusus sesuai aturan sekolah.
Selain siswa, guru dan tenaga kependidikan juga disebut memiliki tanggung jawab untuk mengawasi penggunaan gadget di lingkungan sekolah. Setiap murid juga diwajibkan membuat surat pernyataan terkait penggunaan perangkat digital yang diketahui oleh orang tua atau wali.
Amsar menyatakan kebijakan ini ditujukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab.