Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar mencatat telah menyelesaikan 2.150 aduan masyarakat terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) selama Maret 2026 melalui layanan pengaduan pada Aplikasi Lontara+.
Dishub menyebut capaian tersebut mencerminkan peningkatan respons layanan publik berbasis digital di Makassar, khususnya pada sektor infrastruktur penerangan jalan.
Berdasarkan data Dishub Makassar, laporan yang masuk sepanjang periode itu didominasi keluhan lampu jalan padam, kerusakan jaringan, serta kebutuhan perbaikan tiang dan armatur lampu. Hingga akhir bulan, hampir seluruh laporan telah ditangani, sementara 16 laporan masih dalam proses penyelesaian oleh tim teknis di lapangan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, S.STP, M.Si, mengatakan pemanfaatan aplikasi Lontara+ membantu mempercepat penanganan masalah penerangan jalan karena laporan masyarakat terintegrasi dengan sistem kerja teknis di lapangan.
“Partisipasi masyarakat melalui aplikasi Lontara+ sangat membantu kami dalam mengidentifikasi titik lampu jalan yang bermasalah secara cepat dan akurat. Dengan sistem ini, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan terukur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sistem pengaduan digital memungkinkan pelaporan dilakukan secara real time, disertai lokasi dan dokumentasi kondisi lampu jalan, sehingga memudahkan petugas dalam melakukan perbaikan.
Selain meningkatkan kecepatan layanan, Dishub menilai sistem pengaduan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar untuk mewujudkan pelayanan publik yang transparan, responsif, dan berbasis teknologi informasi. Dishub turut mengapresiasi warga yang aktif melaporkan kerusakan lampu jalan melalui aplikasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyampaikan laporan. Laporan masyarakat sangat membantu kami bergerak lebih cepat dalam meningkatkan kualitas penerangan jalan di Kota Makassar,” kata Rheza.
Pemerintah Kota Makassar menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan PJU mengingat perannya dalam mendukung keselamatan lalu lintas, keamanan lingkungan, dan aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari. Melalui optimalisasi layanan pengaduan digital seperti Lontara+, pemerintah berharap penanganan infrastruktur kota dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.