BERITA TERKINI
Daftar Hoaks Internet Gratis yang Beredar di Media Sosial, Waspadai Tautan Pendaftaran Palsu

Daftar Hoaks Internet Gratis yang Beredar di Media Sosial, Waspadai Tautan Pendaftaran Palsu

Hoaks soal internet gratis kerap dijadikan umpan oleh pelaku kejahatan siber untuk melancarkan penipuan. Modus ini memanfaatkan ketertarikan masyarakat pada akses internet tanpa biaya, namun dapat berujung pada pencurian data pribadi atau penyebaran malware. Karena itu, publik perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai klaim internet gratis yang beredar di platform digital.

Cek Fakta Liputan6.com mencatat sejumlah hoaks bertema internet gratis yang beredar di media sosial, terutama melalui unggahan Facebook. Polanya serupa, yakni mengatasnamakan program tertentu, menyertakan poster dan tombol atau menu “daftar”, lalu mengarahkan pengguna ke halaman situs berisi formulir digital yang meminta data pribadi.

1. Klaim link pendaftaran internet gratis selama Ramadan

Salah satu unggahan di Facebook pada 20 Februari 2026 memuat klaim “Program Khusus! Internet Gratis selama bulan ramadhan untuk Pendaftar Baru.” Unggahan itu disertai poster bertuliskan “INTERNET GRATIS AKTIF RAMADHAN 2026” dan “Pemerintah Umumkan Internet Gratis Untuk Rakyat Jelang Ramadhan 2026”.

Pada unggahan tersebut terdapat menu pendaftaran. Ketika diklik, tautan mengarah ke halaman situs yang menampilkan formulir dan meminta identitas pribadi, seperti nama sesuai KTP hingga nomor Telegram aktif.

2. Klaim link pendaftaran Internet Rakyat gratis 3 bulan untuk pendaftar baru

Hoaks lain beredar melalui unggahan Facebook pada 21 Januari 2026 yang mengklaim “Internet Gratis 3 Bulan untuk Pendaftar Baru.” Unggahan ini juga menyebut pengguna cukup mendaftar dan verifikasi untuk menikmati internet stabil tanpa membayar selama tiga bulan.

Poster yang disertakan memuat tulisan “Internet Unlimited 100Mbps Mulai Aktif 2026” serta ajakan pendaftaran program Internet Rakyat untuk mendapatkan akses gratis tiga bulan. Seperti pola sebelumnya, menu “daftar” mengarah ke halaman situs berisi formulir yang meminta data pribadi, termasuk nama dan nomor Telegram.

3. Klaim tautan pendaftaran Internet Rakyat gratis 3 bulan

Unggahan lain yang beredar di Facebook pada 5 Januari 2026 memuat ajakan “Pra-registrasi Internet Rakyat masih dibuka” dengan narasi kuota terbatas dan pendaftaran dapat ditutup saat kapasitas terpenuhi. Poster yang menyertai unggahan menyebut “Program Internet Rakyat Sudah Bisa Didaftar!” dan menjanjikan akses internet gratis tiga bulan.

Tautan pada unggahan tersebut mengarah ke situs yang menampilkan formulir digital dan meminta identitas pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.

Rangkaian unggahan ini menunjukkan kesamaan ciri: memancing pengguna dengan janji internet gratis, lalu mengarahkan ke formulir yang meminta data pribadi. Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap tautan pendaftaran semacam ini dan tidak sembarangan memasukkan informasi pribadi pada situs yang tidak jelas.