CMT Digital mengumumkan telah mengunci dana baru senilai US$136 juta untuk investasi di startup kripto. Dana ini disebut akan digunakan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan infrastruktur serta protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang dinilai menjanjikan.
Perusahaan tersebut menekankan pendekatan seleksi investasi yang bertumpu pada riset internal dan pemahaman pasar, dengan tujuan memilih proyek yang dinilai mampu bertahan melampaui tren atau hype jangka pendek. CMT Digital juga merujuk pengalaman CMT Group sebagai firma perdagangan kuantitatif selama 25 tahun sebagai bagian dari landasan strategi investasinya.
Dalam penjelasannya, CMT Group menyebut mulai mengalokasikan modal ke aset digital sejak 2016 dan telah melalui berbagai fase naik-turun pasar. Dengan portofolio yang disebut telah melampaui 200 investasi, perusahaan menilai rekam jejak tersebut memperkuat posisinya dalam menghadapi perubahan siklus industri.
Sejumlah investasi terdahulu CMT Group digambarkan berkembang seiring perubahan fokus. Dana pertama disebut berorientasi pada pembangunan akses dasar, termasuk mendukung platform seperti Coinbase dan BitGo. Dana kedua kemudian diarahkan pada penguatan infrastruktur inti blockchain, dengan investasi pada perusahaan seperti Consensys dan dYdX.
Pada dana ketiga, CMT Digital memperluas fokus ke aplikasi konsumen dan pembayaran, termasuk mendukung proyek seperti Ethena serta Sky Mavis, pengembang Axie Infinity. Perluasan ini dipaparkan sebagai upaya mendorong utilitas blockchain di luar penggunaan yang semata terkait sektor keuangan.
Dana terbaru yang diberi nama Fund IV disebut menargetkan dukungan bagi startup yang membangun infrastruktur asli blockchain untuk pasar global, dengan tujuan yang digambarkan sebagai upaya “mengarsiteki ulang keuangan”.
Pengumuman dana baru ini muncul di tengah penurunan pendanaan venture untuk startup kripto. Dalam data yang dikutip, pendanaan venture pada kuartal kedua 2025 tercatat hanya mencapai US$1,97 miliar. Meski demikian, CMT Digital menyatakan tetap berhasil mengamankan pendanaan, yang diposisikan sebagai cerminan kepercayaan investor terhadap strategi dan rekam jejak perusahaan.
Di tengah kondisi pasar yang dinilai kurang menguntungkan, CMT Digital melihat situasi tersebut sebagai peluang untuk berinvestasi pada valuasi yang lebih rendah, dengan harapan potensi keuntungan yang lebih tinggi di masa depan.