BERITA TERKINI
Cisco Luncurkan Silicon One G300 dan AgenticOps untuk Perkuat Infrastruktur AI Terpadu

Cisco Luncurkan Silicon One G300 dan AgenticOps untuk Perkuat Infrastruktur AI Terpadu

Cisco memperkenalkan chip switching terbaru, Silicon One G300, serta inovasi operasional bertajuk AgenticOps untuk memperkuat infrastruktur kecerdasan buatan (AI) terpadu. Pengumuman ini disampaikan dalam ajang Cisco Live di Amsterdam pekan ini.

Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya Cisco menghadirkan infrastruktur untuk era AI dalam satu platform teknologi yang mencakup jaringan, keamanan, observabilitas, hingga dukungan kedaulatan digital.

“Laju inovasi AI kini bergerak lebih cepat dari sebelumnya, dan kami menghadirkan infrastruktur penting agar pelanggan dapat berinovasi lebih cepat sekaligus mengadopsi AI secara aman dan terlindungi,” ujar Jeetu Patel, President dan Chief Product Officer Cisco, dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Senin (23/2/2025).

Silicon One G300 merupakan chip switch berkecepatan tinggi yang dirancang untuk meningkatkan kinerja pusat data, terutama yang digunakan untuk kebutuhan AI. Secara sederhana, chip ini ditujukan untuk membuat lalu lintas data di dalam pusat data menjadi lebih cepat dan efisien.

Teknologi tersebut menyasar dukungan untuk klaster AI berskala besar, baik untuk pelatihan model (training), penggunaan model (inference), maupun sistem AI otonom (agentic AI) secara real-time. Cisco mengklaim, chip ini dapat meningkatkan pemanfaatan jaringan hingga 33 persen dan mempercepat penyelesaian pekerjaan hingga 28 persen dibanding sistem yang belum dioptimalkan.

G300 juga dirancang untuk mendukung klaster AI berskala sangat besar, termasuk yang digunakan perusahaan hyperscaler, penyedia layanan cloud, serta perusahaan besar. Seiring pengenalan chip tersebut, Cisco turut memperkenalkan sistem jaringan N9100 dan 8000 yang berbasis G300.

Untuk memudahkan pengelolaan pusat data, Cisco menghadirkan Nexus One sebagai panel kontrol terpadu yang dapat digunakan untuk mengelola pusat data di lokasi perusahaan (on-premise) maupun di cloud. Cisco menargetkan pengelolaan pusat data menjadi lebih efisien dan tidak rumit, sehingga perusahaan dapat memaksimalkan investasi AI.

Selain perangkat keras, Cisco memperkenalkan AgenticOps yang ditujukan untuk menyederhanakan operasional TI dalam mengelola sistem AI. Teknologi ini dirancang agar proses operasional lebih otomatis, lebih sederhana, dan dapat ditingkatkan skalanya sesuai kebutuhan.

AgenticOps bekerja dengan memantau berbagai sistem sekaligus, termasuk jaringan, keamanan, dan aplikasi. Sistem ini memanfaatkan data telemetry dari berbagai produk Cisco, termasuk sistem jaringan dan platform keamanan, sehingga tim TI memperoleh visibilitas menyeluruh untuk lebih cepat mendeteksi masalah dan meningkatkan efisiensi operasional.

Cisco juga meningkatkan fitur Secure Access Service Edge (SASE) berbasis AI. Fitur ini memungkinkan sistem menganalisis alasan dan cara lalu lintas AI terjadi—mengapa dan bagaimana—agar potensi ancaman baru dapat terdeteksi lebih cepat.