Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) terus meningkatkan layanan digital agar masyarakat lebih mudah mengetahui status penerimaan bantuan sosial. Salah satu layanan yang banyak digunakan adalah fitur cek desil bansos yang dapat diakses secara online dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
Pada pembaruan sistem di tahun 2026, format pengecekan mengalami perubahan. Jika sebelumnya pengguna diminta mengisi nama lengkap dan alamat domisili, kini pengecekan cukup dilakukan dengan memasukkan NIK KTP dan kode captcha. Meski formatnya berubah, tautan layanan tetap sama melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Berikut dua cara cek desil bansos untuk periode April 2026, baik melalui website resmi Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos.
1. Cek desil bansos melalui website
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
• Buka situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id
• Masukkan NIK KTP (16 digit)
• Ketik 4 kode huruf pada captcha. Jika kurang jelas, klik ikon Refresh untuk memunculkan kode baru
• Klik tombol “Cari Data”
• Sistem akan menampilkan informasi terkait desil, status penerima bansos, serta periode pencairan bantuan
2. Cek desil bansos melalui aplikasi
Pengecekan juga bisa dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos dengan tahapan berikut:
• Unduh aplikasi Cek Bansos di Google PlayStore atau App Store
• Buka aplikasi dan login menggunakan username serta password
• Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi dengan mengisi data lengkap termasuk NIK
• Setelah berhasil masuk, pilih menu “Cek Bansos” untuk melihat kategori desil dan status penerimaan bantuan
Pengelompokan desil bansos dalam DTSEN
Dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 kategori desil berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Rinciannya sebagai berikut:
Desil 1: 10% masyarakat paling miskin (miskin ekstrem)
Desil 2: kelompok miskin
Desil 3: hampir miskin
Desil 4: rentan miskin
Desil 5: kondisi ekonomi pas-pasan menuju kelas menengah
Desil 6–10: kelompok menengah hingga atas
Secara umum, penerima bansos diprioritaskan untuk masyarakat yang berada di desil 1 hingga 4 karena dinilai paling membutuhkan bantuan pemerintah.
Ringkasnya
Layanan digital Kemensos membuat proses cek desil bansos April 2026 lebih praktis. Masyarakat kini cukup memasukkan NIK KTP dan captcha tanpa perlu menambahkan data lain seperti nama dan alamat. Informasi yang ditampilkan meliputi status penerima bansos, kategori desil, serta periode pencairan bantuan.
Kemensos mengingatkan agar data yang dimasukkan benar supaya hasil pencarian akurat.