Di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas digital masyarakat Indonesia, persaingan penyedia layanan internet (ISP) dinilai tidak lagi cukup bertumpu pada kecepatan jaringan. Pengalaman pelanggan kini menjadi salah satu medan kompetisi utama di industri.
Dalam sebuah acara media, Biznet memaparkan arah strategi perusahaan menghadapi dinamika tersebut. Hadir dalam kesempatan itu Yasmin Unsulangi selaku Vice President Territory Jakarta Biznet dan Adrianto Sulistyo sebagai Senior Manager Marketing Biznet.
Adrianto menjelaskan, perubahan pendekatan komunikasi Biznet berangkat dari insight pelanggan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan survei perusahaan bersama Ipsos, pelanggan yang telah menggunakan layanan selama 3 hingga 12 bulan menunjukkan kecenderungan lebih tinggi untuk merekomendasikan Biznet kepada orang lain.
Temuan itu, menurutnya, menguatkan gambaran bahwa bisnis internet semakin berbasis rekomendasi, sehingga kepuasan pelanggan menjadi pendorong utama pertumbuhan. Dalam konteks ini, harga disebut bukan lagi pertimbangan utama; konsumen lebih menilai kualitas teknisi, stabilitas jaringan, dan pengalaman layanan secara keseluruhan.
Biznet juga mencatat peningkatan kepuasan pelanggan sekitar 3% serta kenaikan top of mind awareness dari 9% menjadi 14%. Dari insight tersebut, Biznet meluncurkan kampanye #PakeBiznet Tenang, Senang, Menang.
“Internet tidak hanya soal koneksi cepat, tetapi bagaimana pelanggan merasa tenang dan nyaman saat beraktivitas digital,” ujar Adrianto dalam sesi diskusi media.
Yasmin menambahkan, pesan kampanye itu ditopang oleh investasi infrastruktur yang terus diperluas. Biznet memperkuat jaringan fiber optic nasional serta backbone kabel bawah laut yang dikelola sendiri untuk menjaga stabilitas layanan, termasuk ekspansi ke luar Pulau Jawa seperti Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.
Selain itu, perusahaan meningkatkan kapasitas bandwidth hingga sekitar 30% di kota-kota besar. Sementara untuk kota dengan sensitivitas harga tinggi, Biznet menerapkan strategi paket yang lebih adaptif terhadap daya beli masyarakat lokal. Pendekatan ini menunjukkan upaya menyelaraskan strategi komunikasi brand dengan pengembangan teknologi dan operasional perusahaan.
Dalam pemaparan yang sama, Biznet menyoroti meningkatnya ekspektasi pelanggan terhadap komunikasi layanan. Untuk merespons kebutuhan tersebut, perusahaan terus mengembangkan aplikasi myBiznet sebagai pusat layanan pelanggan, mulai dari pengaduan hingga pemantauan layanan secara mandiri.
Biznet juga mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 30% pada periode 2024–2026, dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen pelanggan residensial (B2C). Retensi pelanggan pada periode penggunaan tiga bulan hingga satu tahun disebut menunjukkan tren peningkatan. Kondisi ini memperkuat fokus strategi Biznet pada 2026 untuk meningkatkan kepuasan pelanggan sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Di luar penguatan layanan dan komunikasi, Biznet melanjutkan strategi keterlibatan pengguna melalui aktivitas komunitas dan olahraga, salah satunya lewat rangkaian Biznet Running Series di berbagai kota. Perusahaan juga mengumumkan program undian pelanggan dalam tiga kategori: undian bulanan untuk pelanggan baru, undian tiga bulanan untuk pelanggan existing, serta undian enam bulanan yang terbuka bagi seluruh pelanggan.
Secara keseluruhan, peluncuran kampanye #PakeBiznet Tenang, Senang, Menang menggambarkan pergeseran pendekatan pemasaran di industri ISP: dari sekadar klaim teknis menuju penekanan pada pengalaman pelanggan dan kedekatan emosional dengan brand. Biznet menyatakan menggabungkan investasi jaringan, peningkatan customer experience, strategi harga adaptif, serta komunikasi berbasis pengalaman untuk memperkuat posisinya sebagai brand konektivitas yang berorientasi pengalaman.