BERITA TERKINI
Bansos PKH dan BPNT Tahap Pertama 2026 Disalurkan Januari–Maret, Ini Cara Cek Status Penerima

Bansos PKH dan BPNT Tahap Pertama 2026 Disalurkan Januari–Maret, Ini Cara Cek Status Penerima

Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dapat memantau apakah bantuan sudah disalurkan pada Maret 2026. Pengecekan dapat dilakukan secara online melalui situs dan aplikasi resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial (Kemensos), tanpa perlu datang ke kantor Dinas Sosial.

Penyaluran bansos PKH dan BPNT pada 2026 dilakukan bertahap setiap tiga bulan. Pada Maret 2026, penyaluran disebut memasuki tahap pertama yang mencakup periode Januari, Februari, dan Maret. Pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti pencairan, sehingga masyarakat disarankan rutin memeriksa status bantuan melalui layanan resmi.

Ketentuan penerima PKH dan BPNT 2026

Pada 2026, penerima bansos PKH dan BPNT mengikuti ketentuan desil yang sama. Bantuan hanya diberikan kepada masyarakat yang berada pada desil 1 sampai 4. Ketentuan ini menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kelompok yang berhak menerima bantuan sosial.

Adapun ketentuan desil untuk beberapa program bantuan sosial adalah sebagai berikut:

PKH: Desil 1–4
BPNT/Sembako: Desil 1–4
PBI-JKN: Desil 1–5 atau berdasarkan asesmen
ATENSI: Desil 1–5 atau berdasarkan asesmen
Bantuan sosial lainnya dari Kemensos: Desil 1–5 atau melalui asesmen

Waspada tautan pendaftaran bansos Ramadan 2026

Masyarakat juga diimbau lebih berhati-hati terhadap unggahan di media sosial yang mengklaim adanya tautan pendaftaran bansos Ramadan 2026. Berdasarkan informasi dari laman Komdigi, klaim tersebut dinyatakan tidak benar atau hoaks.

Peringatan ini muncul setelah beredarnya postingan di Facebook yang mencantumkan tautan pendaftaran bansos. Setelah ditelusuri, tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi pengecekan bansos Kemensos, melainkan ke halaman yang meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP, nomor Telegram aktif, provinsi asal, dan jenis kelamin. Masyarakat diminta waspada agar tidak menjadi korban penipuan.

Jadwal penyaluran bansos PKH dan BPNT 2026

Penyaluran bansos dilakukan empat tahap dalam setahun, dengan skema per tahap mencakup tiga bulan. Jadwal tahapannya sebagai berikut:

Tahap 1: Januari, Februari, Maret
Tahap 2: April, Mei, Juni
Tahap 3: Juli, Agustus, September
Tahap 4: Oktober, November, Desember

Cara cek bansos PKH dan BPNT Maret 2026 lewat situs resmi

Pengecekan melalui situs Cek Bansos Kemensos dapat dilakukan dengan mengisi data sesuai KTP. Berikut langkah-langkahnya:

1. Kunjungi https://cekbansos.kemensos.go.id/
2. Pilih wilayah mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan
3. Masukkan nama Penerima Manfaat (PM) sesuai yang tercantum di KTP
4. Ketik empat huruf kode verifikasi yang muncul
5. Jika kode sulit dibaca, tekan ikon refresh untuk mendapatkan kode baru
6. Klik tombol “CARI DATA”
7. Sistem akan menampilkan hasil pencarian berdasarkan nama dan wilayah yang dimasukkan

Cara cek bansos lewat aplikasi Cek Bansos

Selain situs, Kemensos juga menyediakan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh melalui Play Store maupun App Store. Tahapan pengecekan melalui aplikasi adalah sebagai berikut:

1. Buka aplikasi Cek Bansos di ponsel
2. Pilih menu “Buat Akun” untuk pengguna baru
3. Isi data diri yang diminta, seperti nama lengkap, NIK, alamat, email, dan password
4. Unggah foto KTP serta swafoto untuk verifikasi
5. Tekan tombol “Buat Akun Baru”
6. Jika diminta verifikasi email, buka kotak masuk email dan ikuti instruksi
7. Setelah masuk, pilih menu “Profil” untuk melihat informasi jenis bantuan yang diterima

Pada halaman profil, juga dapat ditampilkan status penerima bansos untuk anggota keluarga lain yang terdaftar dalam DTSEN, beserta data seperti nama, usia, jenis kelamin, dan informasi sanggahan.

Besaran bantuan PKH dan BPNT

Untuk BPNT, bantuan sebesar Rp200.000 per bulan dan dicairkan sekaligus untuk tiga bulan dalam satu tahap. Sementara besaran PKH mengacu pada kategori penerima. Berdasarkan informasi dari laman Kemensos, rincian bantuan PKH adalah:

Ibu hamil: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
Anak usia dini: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
Siswa SD: Rp900.000 per tahun (Rp225.000 per tahap)
Siswa SMP: Rp1.500.000 per tahun (Rp375.000 per tahap)
Siswa SMA: Rp2.000.000 per tahun (Rp500.000 per tahap)
Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000 per tahun (Rp2.700.000 per tahap)

Dengan skema tersebut, bansos PKH dan BPNT tahap pertama 2026 disalurkan untuk periode Januari–Maret. Masyarakat disarankan memantau status penerimaan hanya melalui kanal resmi guna menghindari misinformasi dan potensi penipuan.