Jakarta — Bank Mandiri memastikan layanan super app Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk mengantisipasi lonjakan transaksi nasabah selama periode libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Penguatan dilakukan mulai dari stabilitas sistem, kapasitas infrastruktur, hingga pemantauan transaksi secara real-time agar kualitas layanan tetap optimal.
Senior Executive Vice President (SEVP) Information Technology Bank Mandiri, Susilo Hardiyantono, mengatakan kesiapan infrastruktur digital menjadi fokus utama perseroan dalam menghadapi peningkatan aktivitas transaksi menjelang Lebaran. “Kami telah menyiapkan kapasitas sistem secara komprehensif untuk mengantisipasi kebutuhan transaksi selama periode Idul Fitri. Berbagai penguatan yang kami lakukan bertujuan memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil, responsif, serta mampu memberikan pengalaman transaksi yang lancar dan nyaman bagi nasabah,” ujar Susilo dalam keterangan resmi, Selasa (17/3).
Bank Mandiri menilai momen Lebaran biasanya diiringi peningkatan aktivitas keuangan masyarakat, mulai dari pengiriman uang, pembayaran berbagai kebutuhan, hingga transaksi di merchant. Karena itu, perseroan menyiapkan infrastruktur digital yang aman, cepat, dan efisien untuk menjaga kelancaran transaksi selama periode tersebut.
Susilo menambahkan, Livin’ by Mandiri menyediakan fitur transaksi yang terintegrasi, seperti transfer antarbank dan BI-FAST, pembayaran tagihan rutin, top up e-wallet, transaksi QRIS di berbagai merchant, serta pembelian tiket perjalanan dan kebutuhan lifestyle melalui fitur Livin’ Sukha. Bank Mandiri juga menyiapkan fitur top-up kartu e-money secara gratis melalui aplikasi untuk mendukung kebutuhan transaksi masyarakat selama mudik dan arus balik, termasuk pembayaran tol dan parkir.
Selain itu, Bank Mandiri menghadirkan fitur Livin’ Call yang memungkinkan nasabah terhubung langsung dengan agen call center tanpa biaya pulsa. Fitur ini ditujukan untuk mempercepat akses informasi maupun bantuan layanan perbankan.
Pertumbuhan pengguna dan nilai transaksi Livin’ by Mandiri disebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat. Hingga Februari 2026, jumlah pengguna tercatat mencapai 38,5 juta dengan total 784 juta transaksi dan nilai transaksi Rp802 triliun. “Pertumbuhan ini menjadi bukti bahwa fondasi teknologi dan tata kelola kami memiliki skalabilitas yang kuat. Menjelang Idul Fitri, kapasitas infrastruktur kembali kami optimalkan untuk memastikan kenyamanan serta keamanan transaksi nasabah tetap terjaga,” kata Susilo.
Di sisi lain, Bank Mandiri juga menyiapkan program promo selama Ramadan menuju Idul Fitri melalui Livin’ by Mandiri. Program tersebut antara lain cashback QRIS Livin’ hingga Rp100 ribu di sejumlah merchant pilihan, serta promo melalui Livin’ Sukha seperti cashback hingga Rp100 ribu untuk pembelian tiket transportasi mudik, cashback hingga Rp1,5 juta dan cicilan 0 persen hingga 24 bulan untuk pembelian gadget, serta diskon hingga Rp50 ribu untuk transaksi di merchant tertentu.
Menurut Susilo, berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Bank Mandiri yang menekankan keandalan dan skalabilitas layanan dengan fokus pada kebutuhan nasabah. “Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi layanan serta kolaborasi strategis guna memperluas akses keuangan yang inklusif sekaligus memperkuat pengembangan ekosistem digital nasional secara berkelanjutan,” ujarnya.