Bank Raya, bank digital BRI Group, kembali meraih penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 untuk kategori Mobile Banking App melalui Aplikasi Raya. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi kepada brand di industri keuangan yang dinilai mampu membangun kepercayaan publik serta menjaga reputasi positif secara konsisten.
Ajang penganugerahan tersebut digelar di Jakarta pada penghujung Maret 2026. Penentuan pemenang dilakukan melalui proses penilaian yang disebut selektif dan komprehensif, dengan kriteria evaluasi meliputi rekam jejak perusahaan, inovasi produk digital, kualitas layanan pelanggan, serta persepsi publik yang diukur secara objektif.
Metodologi penilaian juga mencakup survei nasional, rolling pembaca secara online, serta tahap analisis dan validasi yang menyeluruh.
Direktur Bisnis Bank Raya, Kicky Andrie Davetra, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi layanan perbankan digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Menurutnya, kepercayaan masyarakat tidak hanya dibangun melalui inovasi produk, tetapi juga melalui konsistensi menghadirkan layanan bank digital yang aman, praktis, dan mudah digunakan.
Bank Raya menyebut terus mengembangkan produk dan layanan perbankan untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat. Hingga akhir Desember 2025, Bank Raya telah menghadirkan lebih dari 111 fitur pada Aplikasi Raya yang ditujukan agar relevan dengan kebutuhan nasabah.
Ragam inovasi tersebut diklaim turut memperkuat peran Bank Raya dalam mendorong digitalisasi lebih dari 1 juta nasabah, termasuk komunitas dan pelaku usaha di Indonesia.
Dalam upaya mendorong literasi dan inklusi keuangan digital, Bank Raya juga memperkenalkan program “Raya Poin”, yang disebut sebagai program apresiasi bagi nasabah yang meningkatkan saldo dan bertransaksi melalui Aplikasi Raya. Program ini berlangsung hingga 31 Januari 2027. Poin yang diperoleh dapat digunakan untuk redeem hadiah, termasuk kupon undian, voucher, dan reward lainnya.
Bank Raya menjelaskan poin dapat diperoleh dari sejumlah aktivitas, seperti pembukaan rekening, aktivasi kartu digital debit visa, transaksi QRIS, transfer, top up e-wallet, top up pulsa dan pascabayar, pembayaran PLN dan token listrik, serta pembayaran kartu kredit.
Untuk mendukung kemudahan transaksi, pada 2025 Bank Raya menghadirkan fitur Kartu Digital Debit Visa. Dengan fitur ini, nasabah dapat bertransaksi di jaringan merchant online Visa domestik dan internasional, termasuk pada e-commerce, platform transportasi online, serta berbagai platform online lainnya di dalam maupun di luar negeri.
Selain itu, terdapat fitur Uang Saku yang ditujukan untuk membantu pengelolaan dan pemantauan keuangan anak sejak dini, termasuk kontrol orang tua terhadap pengeluaran anak. Bank Raya juga mengembangkan fitur Tagih Uang sebagai pengembangan Saku Bareng, yang ditujukan untuk memudahkan komunitas mengelola uang bersama dengan jumlah anggota hingga 300 orang, termasuk pemanfaatan oleh pengelola apartemen, kelompok RT/RW, maupun komunitas lain.
Untuk pelaku usaha, Bank Raya mendorong integrasi Saku Bisnis melalui penyediaan QRIS Bisnis dan fitur Kasir, yang ditujukan agar pelaku usaha dapat memantau pembayaran QRIS secara realtime dari Aplikasi Raya.
Bank Raya menyebut Aplikasi Raya turut dilengkapi berbagai fitur transaksi lain, seperti QRIS CPM, beragam biller untuk pembelian pulsa dan paket data, pembelian token listrik dan pembayaran tagihan listrik, PDAM, multifinance, zakat, pembayaran kartu kredit, pembayaran internet dan TV kabel, serta Virtual Account. Bank Raya juga menyampaikan nasabah dapat melakukan setor dan tarik tunai di ATM BRI serta Agen BRILink di seluruh Indonesia, serta tarik tunai di jaringan Indomaret.
Kicky menegaskan, ke depan Bank Raya akan terus memperkuat kapabilitas digital, meningkatkan kualitas layanan, dan menghadirkan solusi keuangan yang memberikan nilai tambah bagi nasabah. Ia menyebut kepercayaan masyarakat menjadi fondasi utama untuk bertumbuh berkelanjutan sekaligus mendorong inklusi keuangan digital di Indonesia.