Layanan aplikasi perbankan digital BRImo milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengalami gangguan sejak Rabu pagi, 1 April 2026, sekitar pukul 07.20 WIT. Gangguan tersebut membuat sejumlah nasabah tidak dapat melakukan transaksi melalui aplikasi.
Di Sorong, beberapa nasabah mengaku terkejut saat hendak bertransaksi karena saldo yang tampil di aplikasi menunjukkan angka nol. Kondisi itu mendorong sebagian nasabah mendatangi kantor BRI terdekat untuk memastikan keadaan saldo mereka. Ada pula nasabah yang menyampaikan keluhan melalui jaringan seluler untuk menanyakan kendala yang terjadi.
Salah satu nasabah BRI Unit Aimas, Dede Qoriah, mengatakan dirinya berniat mengisi token listrik di rumah menggunakan BRImo. Namun, ia mendapati saldo pada aplikasi terlihat kosong meski sudah mencoba beberapa kali.
“Token listrik di rumah saya bunyi, saya inisiatif ambil HP dan buka BRImo untuk isi pulsa. Saya kaget ketika melihat isi saldo saya nol atau kosong, saya coba berulang kali tetap sama. Akhirnya saya coba menelpon pegawai BRI yang saya kenal menanyakan kenapa bisa begini, kemudian dijelaskan kalau ada gangguan dari pusat dan sementara diperbaik,” ungkap Dede.
Dede mengaku khawatir karena takut uang tabungannya hilang. Untuk mendapatkan kepastian, ia kemudian mendatangi kantor Unit BRI Aimas.
Informasi mengenai gangguan BRImo juga beredar melalui media sosial dan WhatsApp. Dalam informasi tersebut disebutkan gangguan dialami pengguna di berbagai wilayah Indonesia dan masih dalam proses perbaikan serta perawatan sistem.