Masyarakat Belitung kini dapat memantau kemacetan arus mudik Lebaran 2026 secara real-time melalui ponsel. Fitur ini tersedia di aplikasi Belitung Smart City (Besty), yang memungkinkan pengguna melihat kondisi lalu lintas dari sejumlah kamera pengawas (CCTV) di titik-titik strategis.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belitung, Kasimin, mengatakan inovasi tersebut disiapkan untuk memudahkan mobilitas warga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
“Aplikasi Besty menyediakan fitur darurat, pengaduan, hingga layanan CCTV yang sudah terintegrasi untuk memudahkan urusan warga,” ujar Kasimin, Kamis, 19 Maret 2026.
Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengakses pantauan dari 30 titik CCTV yang berada di berbagai persimpangan jalan. Secara keseluruhan, terdapat 47 titik pemantauan yang tersebar, dengan 30 di antaranya telah beroperasi penuh dan bisa diakses publik.
Informasi visual dari CCTV dinilai membantu pengendara untuk menghindari titik keramaian, sekaligus memantau kondisi di lokasi tujuan, termasuk kondisi cuaca.
Selain bermanfaat bagi pemudik, jaringan CCTV juga mendukung pihak berwenang dalam merespons kejadian di lapangan. Rekaman CCTV dapat menjadi rujukan jika terjadi kecelakaan lalu lintas maupun gangguan keamanan di area publik.
Aplikasi Besty dapat diunduh secara gratis melalui PlayStore, sehingga masyarakat bisa mengakses layanan tersebut tanpa biaya tambahan.