BERITA TERKINI
APJII: Sekitar 55 Juta Penduduk Indonesia Belum Memiliki Akses Internet

APJII: Sekitar 55 Juta Penduduk Indonesia Belum Memiliki Akses Internet

Fenomena belanja melalui siaran langsung (live shopping) dan promosi kilat di platform digital kian akrab bagi masyarakat yang memiliki koneksi internet stabil. Namun, di balik tren tersebut, masih ada kesenjangan akses yang signifikan di Indonesia.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat sekitar 55 juta orang di Indonesia belum dapat mengakses internet. Angka itu setara dengan sekitar 20% dari total penduduk.

Ketua Umum APJII Muhammad Arif menyebut pengembangan internet di Indonesia masih terkendala belum meratanya infrastruktur telekomunikasi. Padahal, saat ini terdapat sekitar 1.320 penyedia layanan internet.

Menurutnya, pemerataan akses internet juga menghadapi hambatan biaya pemasangan dan pemeliharaan infrastruktur yang tinggi. Selain itu, terdapat tantangan untuk menjangkau wilayah tertentu, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Di sisi lain, internet dinilai berperan penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama di tengah meluasnya pemasaran digital. Sejumlah pedagang, termasuk di pasar, memanfaatkan kanal daring seperti marketplace untuk memperluas jangkauan penjualan. Contohnya, penjual batik di kawasan Malioboro maupun toko grosir sembako yang membuka toko online sebagai upaya memperluas pemasaran.

Internet juga memungkinkan pelaku usaha mempromosikan produk melalui cara yang lebih sederhana, misalnya dengan memotret barang lalu mengunggahnya ke media sosial atau aplikasi pesan. Praktik ini memperlihatkan bagaimana akses internet dapat menjadi salah satu kebutuhan penting bagi UMKM yang ingin bertahan dan berkembang di era digital.