BERITA TERKINI
Amazon Dikabarkan Kembangkan Smartphone Baru Bertumpu pada AI dan Personalisasi

Amazon Dikabarkan Kembangkan Smartphone Baru Bertumpu pada AI dan Personalisasi

Amazon dikabarkan kembali mencoba masuk ke pasar smartphone global, lebih dari satu dekade setelah kegagalan Fire Phone. Menurut laporan Reuters pada 20/03/26, perusahaan teknologi tersebut sedang mengembangkan ponsel baru dengan nama kode “Transformer” yang disebut akan mengusung pendekatan berbeda, dengan penekanan pada kecerdasan buatan (AI) dan personalisasi pengguna.

Langkah ini menyita perhatian karena pasar smartphone saat ini masih didominasi pemain besar seperti Apple dan Samsung. Amazon disebut ingin menawarkan pengalaman penggunaan yang lebih personal, di mana perangkat dapat memahami kebiasaan pengguna—mulai dari aktivitas belanja, konsumsi konten, hingga interaksi sehari-hari.

Salah satu sorotan utama dari proyek “Transformer” adalah kemungkinan integrasi yang lebih mendalam dengan Amazon Alexa. Asisten virtual tersebut diproyeksikan menjadi pusat kendali perangkat, sehingga pengguna dapat mengakses berbagai layanan Amazon melalui perintah suara. Konsepnya disebut mengarah pada interaksi yang lebih natural, dengan ketergantungan yang lebih kecil pada penggunaan banyak aplikasi.

Perangkat ini juga diposisikan sebagai bagian yang terhubung erat dengan ekosistem Amazon. Pengguna nantinya disebut bisa lebih mudah berbelanja di Amazon, menonton Prime Video, mendengarkan Amazon Music, hingga memesan makanan lewat mitra seperti Grubhub, dengan pengalaman yang diklaim lebih mulus berkat dukungan AI dan personalisasi.

Sejalan dengan konsep tersebut, pola interaksi pengguna dengan smartphone juga disebut berpotensi berubah. Alih-alih membuka banyak aplikasi, pengguna cukup memberikan perintah atau pertanyaan, lalu sistem AI akan menampilkan hasil yang relevan.

Meski demikian, proyek ini masih berada pada tahap pengembangan awal. Belum ada informasi resmi mengenai harga, spesifikasi, maupun jadwal peluncuran. Sumber internal juga menyebut proyek tersebut masih berpotensi dibatalkan apabila strategi perusahaan berubah atau menghadapi kendala finansial.

Tim pengembang “Transformer” disebut berasal dari divisi khusus bernama ZeroOne, yang memiliki misi menciptakan perangkat inovatif dengan pendekatan berbeda dari produk arus utama.

Sebagai catatan, Amazon sebelumnya pernah merilis Fire Phone pada 2014, namun perangkat itu gagal di pasar. Sejumlah faktor yang disebut berkontribusi antara lain minimnya dukungan aplikasi, performa yang kurang optimal, serta harga yang dinilai tidak kompetitif. Kini, Amazon dikabarkan berupaya memanfaatkan kemajuan AI dan ekosistem layanannya yang lebih matang untuk menghadirkan pembeda dari para pesaing.