BERITA TERKINI
512.000 Baris Kode Claude Code CLI Anthropic Bocor Akibat Source Map 60 MB di NPM

512.000 Baris Kode Claude Code CLI Anthropic Bocor Akibat Source Map 60 MB di NPM

Anthropic kembali menghadapi insiden kebocoran terkait produk kecerdasan buatan (AI). Pada Kamis (1/4/2026), kebocoran dilaporkan terjadi pada alat pengembangan mereka, Claude Code CLI, akibat kesalahan dalam paket perangkat lunak yang dirilis melalui NPM (Node Package Manager).

Insiden ini bermula ketika paket Claude Code versi terbaru (v2.1.88) tanpa sengaja menyertakan file source map dalam kondisi terbuka. File yang berukuran sekitar 60 MB itu semestinya hanya dipakai untuk kebutuhan debugging, bukan didistribusikan dalam rilis publik.

Keberadaan source map memungkinkan publik merekonstruksi kode sumber asli dari versi produksi. Temuan ini pertama kali diungkap peneliti keamanan Chaofan Shou. Dari file tersebut, lebih dari 512.000 baris kode TypeScript yang berasal dari sekitar 1.900 file internal dapat diakses dalam bentuk yang mudah dibaca manusia.

Dalam hitungan jam setelah temuan dipublikasikan, kode tersebut dilaporkan sudah diunduh, disalin, dan diarsipkan komunitas pengembang di berbagai platform terbuka. Dampak penyebaran berlangsung cepat, termasuk lewat pengarsipan di GitHub, sehingga memperumit upaya pengendalian.

Meski kebocoran ini disebut tidak mencakup bobot model AI maupun data pengguna, insiden tetap dinilai serius karena membuka logika internal sistem. Di dalamnya disebut terdapat komponen seperti prompt sistem yang mengatur perilaku AI, arsitektur fungsi agentic, serta API internal yang belum dirilis ke publik. Protokol komunikasi antarproses dan mekanisme enkripsi yang digunakan juga ikut terekspos.

Anthropic diketahui telah menarik dan menghapus paket bermasalah dari distribusi publik. Namun, langkah tersebut dinilai terlambat untuk menghentikan penyebaran, karena salinan kode sudah terlanjur beredar dan diarsipkan.

Sejumlah pihak juga disebut telah menyalin dan menulis ulang kode yang bocor ke bahasa lain, seperti Python, dengan struktur dan implementasi berbeda. Dalam kondisi seperti ini, hasil penulisan ulang tidak lagi dianggap sebagai salinan langsung, sehingga dinilai lebih sulit diminta penghapusannya melalui jalur hukum.

Insiden ini menjadi kebocoran kedua yang dialami Anthropic dalam kurun satu tahun terakhir. Sebelumnya, perusahaan juga mengalami kebocoran data yang mencakup informasi rencana peluncuran model AI Claude Mythos, yang terjadi akibat masalah pada sistem manajemen konten (CMS) yang digunakan.