BERITA TERKINI
Yayasan Bijjana Paksi Sitengsu Uji Coba Aplikasi Simetris untuk Dukung Program MBG di Gunungkidul

Yayasan Bijjana Paksi Sitengsu Uji Coba Aplikasi Simetris untuk Dukung Program MBG di Gunungkidul

Yayasan Bijjana Paksi Sitengsu memulai uji coba sistem teknologi informasi (IT) dengan server yang berpusat di Yogyakarta untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gunungkidul. Uji coba ini ditandai dengan penggunaan aplikasi Simetris, sebuah platform digital yang dirancang untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, serta keberlanjutan operasional dapur pusat (central kitchen/command center).

Pendiri Yayasan Bijjana Paksi Sitengsu, Kartika Mega Wardhani, mengatakan pilot project aplikasi Simetris dilakukan di dapur yang berlokasi di Gunungkidul. Menurutnya, langkah ini bertujuan menyinkronkan seluruh proses produksi makanan secara real-time, mulai dari pengelolaan stok bahan baku yang bersumber dari petani lokal hingga distribusi ke sekolah-sekolah.

Kartika menjelaskan uji petik sistem IT Simetris masih berada pada tahap internal untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar. Ia juga menyebut penerapan sistem ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mencegah kasus keracunan makanan pada program serupa yang pernah terjadi di sejumlah daerah, dengan memastikan standar nutrisi dan ketepatan waktu distribusi tetap terjaga.

Melalui Simetris, data terkait asupan gizi, jumlah porsi, hingga manajemen limbah makanan dapat dipantau secara digital. “Uji petik ini bukan sekadar soal teknologi, tapi bagaimana kita memastikan keberlanjutan program MBG. Dengan Simetris, seluruh ekosistem dari hulu ke hilir bisa terpantau secara transparan,” ujar Kartika, Selasa (12/5/2026).

Selain mengatur proses teknis di dapur, aplikasi ini juga mengintegrasikan rantai pasok yang melibatkan produsen lokal di Gunungkidul, termasuk Petani Punk Gunungkidul, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan Lumbung Mataram. Kartika menyebut keterlibatan tersebut ditujukan untuk memperkuat ekosistem ketahanan pangan lokal. Ia menambahkan, setelah Gunungkidul, aplikasi Simetris direncanakan diterapkan pula di seluruh SPPG di DIY.

Ahli IT Yayasan Bijjana Paksi Sitengsu, Fajar Saptono, mengatakan timnya sedang menyiapkan perangkat command center serta perangkat operasional seperti printer, scanner barcode, tablet, dan PC untuk diujikan ke sistem. Ia menjelaskan pengujian dimulai dari pembuatan resep dan meal plan oleh ahli gizi, dilanjutkan pembuatan purchase order (PO) kepada pemasok, penerimaan produk di gudang, hingga tahap persiapan.

Menurut Fajar, seluruh tahapan tersebut dilakukan secara digital, termasuk proses memasak yang terlacak menggunakan digital timer. Pada tahap pengemasan, setiap porsi dapat ditelusuri melalui sistem, sementara kurir dapat membuat laporan perjalanan melalui ponsel. Seluruh aktivitas tersebut tercatat pada command center.

Fajar menambahkan sistem ini dirancang untuk memudahkan pengelolaan dapur dalam skala berbeda. “Yayasan yang punya 1, 2, apalagi 10 dapur pastinya terbantu melihat aktivitas dari proses yang terjadi di Simetris,” ujarnya.

Ia juga memaparkan sejumlah fitur yang menjadi keunggulan aplikasi, antara lain monitoring gizi untuk memastikan menu memenuhi standar kalori dan nutrisi yang dibutuhkan siswa, logistik real-time untuk melacak armada pengiriman agar makanan sampai dalam kondisi hangat dan segar, serta manajemen stok guna mengurangi potensi pemborosan bahan baku melalui sistem inventori yang presisi.

Selain itu, Simetris juga memuat fitur transparansi anggaran melalui pencatatan biaya produksi yang dinilai lebih akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.