Xiaomi resmi mengumumkan HyperOS 3.0, sistem operasi terbarunya yang berbasis Android 16. Pembaruan ini sudah mulai digulirkan dalam versi beta di Tiongkok.
HyperOS 3.0 disebut membawa perubahan besar pada tampilan dan performa, sekaligus memperkuat strategi Xiaomi dalam menghadirkan pengalaman lintas perangkat. Sistem ini dirancang untuk mendukung ekosistem “Human × Car × Home”, yang mencakup smartphone, tablet, perangkat rumah pintar, hingga mobil listrik.
Sejumlah fitur baru turut diperkenalkan. Salah satunya adalah Super Island, fitur notifikasi dinamis yang menampilkan informasi interaktif seperti status pemutar musik, pesan masuk, hingga status perjalanan.
Dari sisi antarmuka, Xiaomi merombak desain dengan ikon bergaya flat. Aplikasi galeri juga disebut menjadi lebih pintar melalui penyortiran otomatis, sementara aplikasi telepon hadir dengan tampilan yang lebih sederhana dan mudah digunakan.
Untuk performa, Xiaomi mengklaim HyperOS 3.0 mampu meningkatkan kecepatan sistem hingga 21% agar lebih responsif, serta membuat pengalaman bermain game 15% lebih lancar. Efisiensi daya juga diklaim meningkat, misalnya pemutaran video disebut 10% lebih hemat baterai. Aspek keamanan turut diperkuat melalui sistem izin aplikasi yang lebih detail dan perlindungan privasi yang lebih ketat.
Program beta gelombang pertama telah dimulai pada 29 Agustus 2025 di China untuk perangkat premium seperti Xiaomi 15 Series, Redmi K80 Pro, dan Xiaomi Pad 7 Pro. Gelombang kedua dijadwalkan menyusul sebelum pertengahan September untuk perangkat seperti MIX Flip 2, Redmi K80, dan Xiaomi Pad 7 Ultra. Sementara gelombang ketiga ditargetkan hadir sebelum akhir September, mencakup seri MIX Fold 4, Xiaomi 14, hingga Redmi K70 Series.
Meski demikian, tidak semua perangkat akan menerima HyperOS 3.0 berbasis Android 16. Beberapa model lama disebut hanya akan mendapatkan versi antarmuka baru yang berbasis Android 15. Xiaomi menyatakan total 65 perangkat dari lini Xiaomi, Redmi, dan POCO akan kebagian HyperOS 3.0, baik dengan Android 16 maupun versi yang disesuaikan.
Bagi pengguna Xiaomi di Indonesia, pembaruan ini dinantikan meski jadwal rilis global belum diumumkan. Versi stabil diperkirakan mulai tersedia pada kuartal keempat 2025, sehingga pengguna di Tanah Air kemungkinan baru dapat menjajalnya menjelang akhir tahun.