Memasuki 2026, pembaruan sistem operasi dinilai tidak lagi sekadar berfokus pada performa, tetapi juga pada kemampuan perangkat memahami kebutuhan pengguna. Xiaomi melalui HyperOS 3 memperkenalkan sejumlah fitur baru yang menegaskan arah pengembangan ekosistemnya, termasuk integrasi lintas perangkat dalam visi “Human x Car x Home”.
Pembaruan ini membawa beberapa fitur yang disebut dirancang untuk memperhalus pengalaman penggunaan, memperkuat interkoneksi perangkat, serta memudahkan akses informasi tanpa harus membuka aplikasi secara penuh.
HyperIsland: area notifikasi interaktif
Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah HyperIsland, yakni area interaktif di bagian atas layar yang berfungsi sebagai pusat notifikasi real-time. Berbeda dari poni atau notch yang statis, HyperIsland diklaim dapat menyesuaikan tampilan secara adaptif.
Ketika pengguna memutar musik, memesan transportasi online, atau mengaktifkan timer, area ini dapat membesar dan mengecil untuk menampilkan informasi penting. Pengguna juga dapat mengetuknya untuk kontrol cepat atau melakukan swipe agar berubah menjadi floating window.
HyperConnect: berbagi lintas perangkat hingga iOS
Fitur lain yang menjadi sorotan adalah HyperConnect. Melalui protokol ini, Xiaomi menyebut proses berbagi file, foto, dan dokumen dari perangkat Xiaomi ke iPhone atau Mac dapat dilakukan secara instan, mirip seperti pengiriman antar perangkat Android.
Selain itu, terdapat fitur Home Screen+ yang memungkinkan layar smartphone ditampilkan langsung di laptop, termasuk MacBook, maupun tablet.
Dengan rangkaian fitur tersebut, Xiaomi menempatkan HyperOS 3 sebagai pembaruan yang menekankan pengalaman lintas perangkat, sekaligus memperluas konsep ekosistem yang menghubungkan ponsel, rumah, dan kendaraan.