Xiaomi resmi membawa lini flagship terbarunya ke pasar global melalui peluncuran Xiaomi 17 Ultra. Bersamaan dengan itu, Xiaomi 17 versi reguler juga ikut diperkenalkan untuk pasar di luar China.
Dari sisi spesifikasi, Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra untuk pasar global disebut tetap mengusung konfigurasi yang sama seperti versi China. Namun, seperti yang kerap terjadi, terdapat penyesuaian pada kapasitas baterai. Xiaomi 17 dibekali baterai 6.330mAh, sedangkan Xiaomi 17 Ultra membawa baterai 6.000mAh.
Sektor kamera menjadi sorotan utama pada Xiaomi 17 Ultra. Ponsel ini mengusung sensor utama 50MP Light Fusion 1050L berukuran 1 inci. Xiaomi juga melanjutkan kolaborasi dengan Leica, termasuk menyematkan teknologi LOFIC yang diklaim membantu meningkatkan dynamic range.
Selain kamera utama, Xiaomi 17 Ultra dibekali sensor 200MP Samsung HPE berukuran 1/1,4 inci yang dipadukan dengan lensa periskop telefoto. Konfigurasi ini menawarkan optical zoom pada rentang 75mm hingga 100mm, serta kemampuan digital hingga 400mm. Kamera tersebut juga mendukung 3G+5P floating lens untuk pemotretan makro dengan jarak 30cm.
Untuk melengkapi sistem kameranya, Xiaomi menyertakan kamera ultra-wide 50MP dengan sudut pandang (FoV) 115° yang turut mendukung foto makro pada jarak 5cm. Sementara itu, kamera depan mengandalkan sensor 50MP.
Dari sisi layar, Xiaomi 17 Ultra menggunakan panel M10 LTPO AMOLED 6,9 inci beresolusi 2608 x 1200 piksel, refresh rate 120Hz, dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Untuk performa, perangkat ini ditenagai SoC Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Di Eropa, Xiaomi 17 Ultra dibanderol mulai 1.499 euro (sekitar Rp29 jutaan) untuk konfigurasi 16GB/512GB. Xiaomi juga menawarkan aksesori Photography Kit yang dijual terpisah seharga 169 euro (sekitar Rp3,3 jutaan).
Xiaomi 17 Ultra dan Xiaomi 17 dijadwalkan meluncur resmi di Indonesia pada 3 Maret 2026.