Platform media sosial X mulai memperkenalkan aplikasi pesan instan terpisah bernama X Chat. Aplikasi ini masih berstatus beta dan untuk sementara hanya tersedia bagi sejumlah pengguna iOS melalui layanan pengujian Apple, TestFlight.
Menurut laporan TechCrunch, program beta awal dibuka untuk sekitar 1.000 pengguna. Kuota tersebut disebut penuh dalam waktu dua jam setelah pengumuman. Setelah itu, jumlah pengguna yang bisa mengakses versi beta diperluas hingga sekitar 5.000 orang.
“Kami mengajak para pengguna awal untuk mencoba aplikasi tersebut dan memberi masukan untuk pengembangan selanjutnya,” ujar desainer produk xAI, Michael Boswell, dikutip Kamis (5/3/2026).
X Chat merupakan pengembangan dari fitur pesan langsung yang sudah tersedia di platform X. Perusahaan mengeklaim layanan ini telah dilengkapi enkripsi end-to-end untuk meningkatkan keamanan percakapan pengguna.
Namun, sejumlah pakar keamanan sebelumnya menilai sistem keamanan X Chat belum sekuat aplikasi pesan terenkripsi lain seperti Signal. Hingga kini, belum ada kejelasan apakah versi terbaru aplikasi tersebut sudah menjawab berbagai kekhawatiran yang pernah disampaikan.
Sejumlah pengguna yang mencoba versi beta juga mulai membagikan tampilan aplikasi di media sosial. Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, X Chat terlihat memiliki antarmuka lebih sederhana dan dinilai lebih mulus dibandingkan fitur pesan di aplikasi X.
Meski hadir sebagai aplikasi terpisah, X Chat tetap terhubung dengan ekosistem X. Percakapan pengguna akan tersinkronisasi dengan aplikasi X utama serta layanan web chat.x.com. Saat ini X Chat baru tersedia di iOS, sementara versi Android disebut akan segera menyusul.