BERITA TERKINI
Wearable Terbaik 2025: Smartwatch Makin Fokus pada Pemantauan Kesehatan

Wearable Terbaik 2025: Smartwatch Makin Fokus pada Pemantauan Kesehatan

Memasuki akhir 2025, smartwatch kian bergeser fungsi dari sekadar pelacak aktivitas menjadi perangkat yang mendekati “laboratorium mini” di pergelangan tangan. Sejumlah model terbaru menonjol berkat peningkatan sensor dan fitur pemantauan kesehatan yang semakin beragam, mulai dari tidur hingga indikator kebugaran harian.

Berikut rangkuman beberapa gadget wearable yang disebut menonjol sepanjang 2025, terutama karena fitur kesehatannya.

Apple Watch Series 11: Fokus pada jantung dan tekanan darah

Apple disebut masih unggul dalam akurasi sensor medis. Pada Series 11, perhatian utama diarahkan pada pencegahan penyakit kronis sejak dini. Salah satu fitur yang disorot adalah Hypertension Notifications, yang memantau tren tekanan darah tanpa menggunakan manset lengan. Selain itu, ada Sleep Apnea Detection untuk mendeteksi gangguan pernapasan saat tidur. Apple juga membawa pembaruan Vitals App 2.0 yang merangkum kondisi tubuh harian dengan lebih rinci, termasuk suhu tubuh dan pemantauan SpO2 secara real-time.

Samsung Galaxy Watch 8: Asisten gaya hidup berbasis AI

Untuk pengguna Android, Samsung menawarkan pendekatan yang lebih personal melalui integrasi AI. Galaxy Watch 8 disebut membawa fitur Antioxidant Index yang mengukur kadar antioksidan dengan menempelkan jari, sebagai indikator kondisi pola makan. Ada pula Advanced Sleep Coaching yang memberikan saran spesifik berdasarkan data tidur dan pemulihan, serta Body Composition 3.0 untuk mengukur komposisi tubuh seperti lemak, kadar air, dan massa otot dengan akurasi yang diklaim mendekati timbangan profesional.

Garmin Fenix 8: Ditujukan untuk performa fisik dan daya tahan

Garmin tetap diposisikan sebagai pilihan bagi pengguna yang aktif dan membutuhkan ketahanan baterai tinggi. Fenix 8 menonjol lewat Training Readiness yang menggabungkan data tidur, stres, dan aktivitas harian untuk menyarankan kapan waktu tepat berlatih atau beristirahat. Garmin juga menambahkan Nap Detection untuk mendeteksi tidur siang secara otomatis dan menghitung dampaknya pada energi tubuh melalui Body Battery. Di sisi daya, Solar Charging 2.0 disebut membuat pengisian melalui matahari 30% lebih cepat dibanding seri sebelumnya, meski memakai layar AMOLED.

Fitur baru yang mulai umum di 2025

Di luar tiga merek besar tersebut, sejumlah terobosan juga disebut mulai sering ditemui pada perangkat wearable tahun ini. Di antaranya pemantauan gula darah non-invasif untuk memantau tren glukosa tanpa tusuk jari, pelacakan kesehatan mental melalui sensor kulit (EDA) yang membaca respons seperti keringat berlebih saat stres berat atau panic attack, serta integrasi dengan smart ring agar data dari jam dan cincin pintar dapat disinkronkan untuk meningkatkan ketajaman pembacaan.

Menentukan pilihan sesuai kebutuhan

Pemilihan smartwatch di 2025 dinilai perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Apple Watch disebut cocok bagi yang mengutamakan akurasi medis dan ekosistem yang mulus. Samsung Galaxy Watch ditujukan bagi yang menginginkan pendamping gaya hidup dengan dukungan AI. Sementara Garmin Fenix menjadi opsi bagi pengguna yang aktif bergerak dan tidak ingin sering mengisi daya.

Meski fitur kesehatan semakin lengkap, perangkat wearable tetap diposisikan sebagai alat bantu pemantauan. Pengguna tetap perlu menjaga kesehatan melalui kebiasaan dan keputusan sehari-hari.