JAKARTA — Percakapan di media sosial ramai membahas dugaan perselingkuhan yang disebut terjadi melalui aplikasi Mobile JKN milik BPJS Kesehatan. Kisah ini pertama kali viral di Threads sebelum meluas ke platform X.
Unggahan yang memicu perhatian datang dari akun @iamrgarry. Ia mengaku awalnya tidak menyangka kemungkinan perselingkuhan bisa terjadi lewat Mobile JKN, mengingat ia menilai tidak ada ruang interaksi dua arah di aplikasi tersebut. Namun, setelah mengecek fitur Telehealth, ia menyimpulkan skenario itu bisa terjadi dalam kondisi tertentu.
“Kayaknya emang gak mungkin, karena gak ada interaksi dua arah. Awalnya saya mengira begitu, tapi ternyata masuk akal seseorang bisa selingkuh via Mobile JKN,” tulisnya, dikutip Minggu (10/5/2026).
Ia kemudian menjelaskan, dugaan itu terkait apabila salah satu pihak yang terlibat merupakan dokter, dengan titik interaksi berada di layanan Telehealth. “Jika selingkuhannya atau salah satu pasangan selingkuhnya adalah dokter. Letaknya di Telehealth,” lanjutnya.
Cerita tersebut memantik beragam reaksi warganet. Sejumlah pengguna menyampaikan keterkejutan dan menyebut fenomena itu sebagai hal yang tidak terpikirkan sebelumnya. “Gila juga sih yang punya ide ini. Niat banget,” tulis akun tersebut.
Di kolom komentar, respons warganet pun beragam, mulai dari nada heran hingga sindiran. “Makin gila aja,” tulis akun @tvi****. “Makanya gak ada ya yang namanya selingkuh itu iseng doang atau gak sengaja,” tulis @adi***. Ada pula komentar, “Aplikasi buat orang sakit, yang pake selingkuh lebih sakit,” dari @du***, serta “Orang selingkuh tuh ada aja otak kreatifnya, tapi kalau urusan lebih penting otak malah gak jalan,” tulis @sia***.
Hingga kini, percakapan tersebut masih bergulir di media sosial, dengan warganet memperdebatkan kemungkinan dan konteks yang disebut dalam unggahan itu.