Vietcombank mengeluarkan peringatan terkait maraknya penipuan dengan modus pemasangan aplikasi palsu yang mengandung malware dan berisiko menyebabkan hilangnya dana di rekening bank.
Dalam peringatannya, Vietcombank menyebut pelaku kerap menyamar sebagai instansi pemerintah untuk memancing korban mengunduh aplikasi melalui tautan palsu. Aplikasi yang ditawarkan biasanya menyerupai layanan publik, VNeID, aplikasi otoritas pajak, atau aplikasi Kementerian Keamanan Publik.
Setelah terpasang, aplikasi berbahaya tersebut dapat meminta izin akses tingkat lanjut, seperti membaca pesan dan mengendalikan perangkat dari jarak jauh, yang kemudian dimanfaatkan untuk mencuri informasi.
Vietcombank juga mengingatkan sejumlah tanda yang dapat membantu pengguna mengenali aplikasi berisiko, antara lain aplikasi tidak diunduh dari toko aplikasi resmi, ponsel menjadi macet, perangkat terasa terlalu panas secara tidak wajar, atau baterai cepat habis. Dalam beberapa kasus, perangkat dapat mengalami penguncian layar atau aplikasi berjalan otomatis meski tidak sedang digunakan.
Untuk mencegah risiko kehilangan uang, Vietcombank menyarankan nasabah menghindari mengakses tautan mencurigakan, tidak memasang aplikasi dari sumber yang tidak dikenal, serta tidak memberikan informasi rahasia.