BERITA TERKINI
Unsoed Purwokerto Perkuat Publikasi Riset dan Inovasi lewat Kolaborasi dengan Media

Unsoed Purwokerto Perkuat Publikasi Riset dan Inovasi lewat Kolaborasi dengan Media

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menggandeng media massa untuk memperkuat publikasi hasil riset dan inovasi kampus. Langkah ini disebut sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional dan visi Indonesia Emas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan kolaborasi bertajuk “Kolaborasi Unsoed dan Media dalam Membangun Kemajuan Riset dan Pendidikan untuk Indonesia Emas” yang digelar di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Rektorat Unsoed, Senin (2/3). Kegiatan ini diikuti sekitar 30 jurnalis dari berbagai media cetak, daring, dan elektronik.

Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng., mengatakan sinergi antara perguruan tinggi dan media memiliki peran strategis dalam membangun bangsa melalui penyebarluasan informasi yang akurat dan edukatif.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menghasilkan riset, inovasi, dan sumber daya manusia berkualitas. Sementara media berperan strategis menyebarluaskan capaian tersebut sekaligus memberikan masukan konstruktif demi perbaikan institusi,” ujarnya.

Menurut dia, media tidak hanya menjadi saluran informasi, tetapi juga mitra dalam membangun ekosistem pengetahuan yang terbuka dan berdampak bagi masyarakat. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap peran perguruan tinggi.

Dalam kesempatan itu, Rektor juga memaparkan perkembangan Unsoed dari sisi jumlah mahasiswa, dosen, dan infrastruktur kampus. Ia menegaskan Unsoed tetap berkomitmen pada pengembangan potensi lokal berbasis agribisnis dan biosains dengan akreditasi unggul.

Arah pengembangan tersebut, kata dia, selaras dengan program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Sebagai bentuk kontribusi, Unsoed menjalin kerja sama strategis dengan PT Sang Hyang Seri dalam pengembangan dan produksi varietas unggul padi.

“Dua varietas unggul, yakni Inpago Unsoed 1 dan Inpari Unsoed P20 Tangguh, akan diproduksi massal melalui lisensi eksklusif oleh PT Sang Hyang Seri,” kata Akhmad Sodiq.

Sementara varietas Inpago Unsoed Protani diproduksi dengan lisensi umum sehingga pihak lain tetap dapat memproduksi benih bersama PT Sang Hyang Seri yang akan menjalankan produksi dan distribusi secara luas. Menurut dia, varietas tersebut telah dilepas sebagai varietas unggul nasional dan memiliki pasar di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui kolaborasi yang semakin erat dengan media, Unsoed menyatakan optimistis capaian riset dan inovasi kampus dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan nasional.