BERITA TERKINI
UNM Perkuat Pembelajaran AI dan Big Data untuk Menyiapkan Talenta Digital Siap Industri

UNM Perkuat Pembelajaran AI dan Big Data untuk Menyiapkan Talenta Digital Siap Industri

Perkembangan teknologi digital yang kian pesat, terutama di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan Big Data, disebut telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, hingga berbisnis. Perubahan ini mendorong kebutuhan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga adaptif dan inovatif.

Merespons kondisi tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) melalui Fakultas Teknologi Informasi (FTI) menegaskan komitmennya dalam mencetak talenta digital yang siap bersaing di dunia industri. FTI UNM mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi terkini dengan menekankan keseimbangan antara teori dan praktik.

Bidang keilmuan yang menjadi fokus pengembangan meliputi Data Science, Artificial Intelligence, Software Development, dan Cyber Security. Menurut UNM, pendekatan ini ditujukan agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikannya sesuai kebutuhan dunia kerja.

Di UNM Kampus Rawamangun, lingkungan belajar disebut dirancang dinamis dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Mahasiswa mendapat kesempatan mengikuti berbagai kegiatan seperti workshop, seminar teknologi, serta kolaborasi dengan dunia industri sebagai bagian dari pengalaman belajar yang aplikatif.

Kepala Kampus UNM Rawamangun, Maruloh, menyampaikan bahwa kesiapan menghadapi era digital perlu dibangun sejak masa perkuliahan. “Perkembangan AI dan Big Data menuntut mahasiswa untuk tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu beradaptasi dan menciptakan inovasi. Di UNM kampus Rawamangun, kami menyiapkan lingkungan belajar yang mendukung mahasiswa agar siap menghadapi tantangan industri sejak dini,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Selasa (31/3).

Maruloh menambahkan, pembelajaran di UNM dirancang untuk mendorong lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi problem solver dan inovator di era digital,” katanya.

Di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap talenta teknologi informasi, FTI UNM menerapkan pembelajaran berbasis praktik dan proyek. Mahasiswa didorong aktif melalui proyek teknologi, magang atau on the job training (OJT), kompetisi IT, hingga pengembangan startup digital. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki portofolio sebelum lulus sehingga lebih siap memasuki dunia kerja.

Maruloh juga menyebut AI dan Big Data telah menjadi kebutuhan di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, keuangan, hingga bisnis digital. Karena itu, UNM menyatakan kurikulum yang diterapkan dijaga agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi, termasuk pembekalan kemampuan analisis data, pemrograman, dan implementasi AI secara praktis.

UNM menyatakan akan terus berinovasi menghadirkan pendidikan berbasis teknologi yang selaras dengan kebutuhan industri, didukung fasilitas dan tenaga pengajar profesional. Sementara itu, pendaftaran mahasiswa baru UNM Rawamangun untuk periode September telah dibuka, dengan informasi lebih lanjut tersedia melalui laman resmi yang dicantumkan oleh UNM.