BERITA TERKINI
UNIQLO dan KAWS Hadirkan Babak Baru Wearable Arts lewat Koleksi KAWS WINTER

UNIQLO dan KAWS Hadirkan Babak Baru Wearable Arts lewat Koleksi KAWS WINTER

UNIQLO melanjutkan kolaborasinya dengan seniman KAWS melalui koleksi bertajuk KAWS WINTER. Pada lini anak-anak, koleksi ini menghadirkan sweater berbahan Souffle Yarn yang disebut lembut dan ringan. Produk tersebut juga dilengkapi opsi aksesori berupa topi rajut, neck warmer, dan sarung tangan dengan desain versatile yang ditujukan agar mudah dipadupadankan dengan pakaian sehari-hari.

Eksperimen dalam koleksi ini tidak berhenti pada pemilihan bahan dan desain. Sejumlah sweater dan aksesori KAWS WINTER hadir dengan konsep dua nada (two-tone). Pendekatan ini disebut memberi kemudahan dalam padu padan sekaligus membantu menonjolkan karakter personal penggunanya.

Rangkaian produk KAWS WINTER dijadwalkan tersedia mulai Jumat, 21 November 2025. Koleksi ini akan hadir di sejumlah gerai, antara lain Lotte Shopping Avenue, Grand Indonesia, AEON Mall BSD, Pondok Indah Mall 1, Pantai Indah Kapuk, Lippo Mall Puri, Senayan City, Mall of Indonesia, Pondok Indah Mall 3, Summarecon Mall Serpong, Neo Soho, Pakuwon Mall Surabaya, 23 Paskal Bandung, Tunjungan Plaza Surabaya, Sun Plaza Medan, DP Mall Semarang, Delipark Mall Medan, dan La Piazza.

Selain di gerai, seluruh koleksi juga tersedia secara online melalui UNIQLO App dan situs resmi www.uniqlo.com. Dalam pengumuman yang sama, koleksi ini disebut dapat menjadi opsi hadiah Natal maupun akhir tahun.

Kolaborasi UNIQLO dan KAWS sendiri berawal pada 2016, sekitar 13 tahun setelah lini UT (kaos UNIQLO) hadir. Pada 25 Februari 2016, UNIQLO secara resmi mengumumkan kolaborasi perdananya dengan KAWS untuk merayakan perpaduan fashion UT dengan budaya pop.

Saat itu, KAWS menyampaikan ketertarikannya berkarya di berbagai media. Dalam lini fashion, ia menyebut lebih fokus pada kaos, totebag, dan sandal karena dianggap sebagai barang dasar yang dibutuhkan banyak orang, baik di rumah maupun di luar rumah. Ia juga menilai UT sebagai medium yang memungkinkan karyanya menjangkau audiens baru secara luas. “UT is a cool canvas for making my artwork available to people virtually everywhere,” ujarnya.

Perjalanan kolaborasi tersebut berlanjut hingga 2025, ketika KAWS resmi menjadi Artist in Residence pertama UNIQLO. Skema ini disebut melampaui format kolaborasi biasa melalui residensi kreatif yang mencakup transformasi toko, koleksi, dan pengalaman LifeWear. Dalam konsep ini, KAWS juga digambarkan memiliki keterlibatan jangka panjang sepanjang tahun dalam desain koleksi baru, dengan peran yang disebut serupa “guest artistic director”.

UNIQLO menyebut residensi tersebut dirancang sebagai laboratorium kreatif yang membuka ruang eksperimen dan dialog baru antara seni, mode, dan teknologi tekstil. Pendekatan ini menandai peralihan dari kolaborasi satu kali menjadi kemitraan kreatif yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat konsep “Art for All”.