BERITA TERKINI
Unhas dan Dubes Thailand Bahas Penguatan Kerja Sama Peternakan Berbasis Inovasi

Unhas dan Dubes Thailand Bahas Penguatan Kerja Sama Peternakan Berbasis Inovasi

Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Kerajaan Thailand membahas penguatan kerja sama strategis, khususnya di bidang peternakan berbasis inovasi. Pembahasan itu berlangsung dalam pertemuan Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa dengan Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Indonesia H.E. Mr. Prapan Disyatat di Makassar, Selasa.

Prof Jamaluddin Jompa mengatakan kerja sama internasional menjadi bagian penting dalam penguatan kapasitas institusi pendidikan tinggi. Ia juga menyinggung kolaborasi Unhas dengan mitra industri, terutama PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk yang telah terjalin sejak 2014.

“Kerja sama Unhas dengan mitra industri, khususnya dengan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk yang telah terjalin sejak 2014, merupakan bentuk kolaborasi strategis dalam membentuk sumber daya manusia unggul di bidang peternakan,” ujarnya. Menurutnya, kontribusi mitra industri tersebut signifikan bagi pengembangan Fakultas Peternakan Unhas.

Prof Jamaluddin menegaskan kemitraan itu perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan. Ia berharap kerja sama tidak hanya berfokus pada aspek produksi, tetapi juga diperluas ke penguatan akademik, pengembangan program pendidikan, riset, inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Sementara itu, H.E. Mr. Prapan Disyatat menyampaikan kunjungan tersebut merupakan yang pertama ke Unhas. Ia mengapresiasi fasilitas, inovasi, serta pengembangan sistem peternakan modern yang dimiliki Unhas, khususnya di Fakultas Peternakan.

“Kunjungan ini membuka peluang besar untuk memperkuat kerja sama antara Thailand dan Unhas tidak hanya dalam bidang peternakan, tetapi juga pada sektor pendidikan, riset, dan pertukaran pengetahuan,” katanya.

Kunjungan itu juga dirangkaikan dengan peninjauan Kandang Closed House Fakultas Peternakan Unhas di Kampus Unhas Tamalanrea. Rombongan meninjau langsung fasilitas tersebut untuk melihat sistem pengelolaan peternakan modern, teknologi budidaya, serta penerapan standar biosekuriti yang dikembangkan Fakultas Peternakan Unhas.

Unhas berharap pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus memperkuat peran kampus sebagai pusat pengembangan inovasi, riset, dan pendidikan tinggi, khususnya di bidang peternakan dan agrobisnis berkelanjutan.