Masalah sampah di Indonesia disebut telah berada dalam kondisi darurat dan dinilai perlu segera ditangani. Situasi ini mendorong berbagai pihak mencari cara yang lebih efektif untuk mengelola dan mengurangi timbulan sampah.
Universitas Gadjah Mada (UGM) merespons tantangan tersebut dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui pengembangan aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Inisiatif ini ditujukan sebagai salah satu upaya menjawab persoalan sampah yang kian mendesak.