Laporan khusus ini merangkum perkembangan tren penggunaan media sosial dan aplikasi digital pada anak di Indonesia serta secara global hingga 2025. Fokus utama laporan mencakup akses internet, penggunaan perangkat, perilaku digital, durasi penggunaan platform, serta sejumlah risiko yang menyertai aktivitas anak di ruang digital.
Dalam aspek akses, laporan menyoroti bagaimana keterhubungan internet menjadi bagian dari keseharian anak. Ketersediaan akses tersebut beririsan dengan penggunaan perangkat digital yang memungkinkan anak terhubung ke berbagai layanan online, termasuk media sosial dan aplikasi digital lain.
Laporan juga mengulas perilaku digital anak, termasuk pola berinteraksi di platform, kebiasaan menggunakan aplikasi, dan dinamika aktivitas online yang membentuk pengalaman mereka di internet. Durasi penggunaan platform menjadi salah satu perhatian, karena waktu yang dihabiskan anak di media sosial dan aplikasi digital turut memengaruhi intensitas paparan terhadap konten dan interaksi daring.
Selain menggambarkan tren penggunaan, laporan ini menekankan adanya risiko yang dapat muncul dalam aktivitas digital anak. Di antaranya adalah perundungan (bullying) dan eksploitasi, yang disebut sebagai bagian dari ancaman yang perlu dicermati seiring meningkatnya keterlibatan anak dalam ekosistem digital.
Secara keseluruhan, laporan ini menyajikan gambaran ringkas mengenai bagaimana anak mengakses dan menggunakan media sosial serta aplikasi digital hingga 2025, sekaligus mengingatkan adanya konsekuensi dan risiko yang menyertai perkembangan tersebut.