Perbincangan soal ponsel berperforma tinggi di kelas harga terjangkau kembali ramai di jagat maya. Di segmen harga sekitar Rp2 jutaan, sejumlah model smartphone terbaru menjadi sorotan karena menawarkan kapasitas RAM yang dinilai kompetitif untuk kebutuhan penggunaan harian.
RAM berkapasitas besar disebut semakin penting seiring meningkatnya kebiasaan multitasking pengguna. Banyak orang kini mengandalkan ponsel untuk menjalankan aplikasi media sosial, game populer, hingga aplikasi produktivitas secara bersamaan, sehingga kelancaran kinerja menjadi salah satu pertimbangan utama selain harga.
Fenomena ini juga menunjukkan perubahan prioritas konsumen. Jika sebelumnya faktor “murah” kerap menjadi penentu, kini perhatian bergeser pada keseimbangan antara banderol dan kemampuan teknis, terutama untuk memastikan perangkat tetap nyaman dipakai dalam jangka lebih panjang.
Pengamat teknologi independen Budi Santoso menilai tren tersebut mencerminkan konsumen yang semakin cermat dalam menuntut nilai dari setiap pengeluaran. Menurutnya, pengguna tidak lagi hanya mengejar tren sesaat, melainkan perangkat yang punya daya tahan performa.
Persaingan di kelas ini turut mendorong produsen untuk lebih agresif berinovasi, termasuk menekan biaya produksi tanpa mengorbankan komponen yang dianggap vital seperti unit pemroses dan kapasitas RAM. Dampaknya, konsumen berpeluang mendapatkan spesifikasi yang sebelumnya identik dengan kelas lebih tinggi pada harga yang lebih terjangkau.
Selain faktor perangkat keras, pembaruan perangkat lunak serta peningkatan efisiensi chipset pada model-model baru juga ikut memengaruhi reputasi sejumlah ponsel yang kemudian menjadi “viral”. Di media sosial, sebagian pengguna membagikan pengalaman positif terkait kelancaran pemakaian sehari-hari.
Bagi calon pembeli yang membutuhkan ponsel untuk aktivitas padat dan ingin tetap berada di kisaran anggaran Rp2 jutaan, pilihan perangkat dengan RAM besar dinilai relevan untuk menunjang multitasking dan penggunaan aplikasi yang semakin beragam.