Jakarta - Tiga berita teknologi yang paling banyak dicari pembaca pada Senin (22/9/2025) menyoroti pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat daya saing UMKM Indonesia di pasar global, pencapaian timnas esports Indonesia di ajang internasional, serta pengumuman pemenang DeveloperDay dalam rangkaian .idFest 2025.
Berikut rangkuman tiga berita terpopuler tersebut.
1. AI dinilai bisa menjadi senjata baru UMKM untuk bersaing di pasar global
Exabytes Digital Day (EDD) kembali digelar dan diposisikan sebagai pendorong transformasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Acara ini menekankan pentingnya adopsi teknologi, terutama AI, untuk membantu UMKM naik kelas dan meningkatkan daya saing di pasar global.
EDD mengusung tema “Next Level UMKM: Dari Tren ke Aksi, dari Ide ke Inovasi.” Dalam sorotannya, UMKM disebut memiliki peran strategis bagi perekonomian nasional. Mengacu pada data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024, UMKM berkontribusi 61,97% terhadap PDB nasional dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja.
2. Timnas esports Indonesia bawa pulang emas Valorant dan perunggu MLBB
Tim nasional esports Indonesia mencatat hasil di China-ASEAN Esports Competition 2025 yang berlangsung di Nanning, China, pada 17-19 September 2025. Dalam kompetisi selama tiga hari tersebut, tim Indonesia untuk kategori Valorant meraih medali emas.
Sementara itu, tim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) mengamankan medali perunggu setelah melalui pertandingan yang disebut berlangsung sengit. Raihan perunggu ini juga dinilai membanggakan karena timnas Indonesia disebut hanya memiliki waktu persiapan selama dua minggu.
3. DeveloperDay .idFest 2025 umumkan pemenang, Hakuna Matata juara pertama
Panggung DeveloperDay dalam ajang .idFest 2025 yang digelar Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) mengumumkan para pemenang kompetisi. Mengusung tema “Developing the Nation,” DeveloperDay disebut menjadi wadah bagi talenta digital Indonesia untuk mengembangkan ide menjadi solusi nyata.
Setelah melalui persaingan, tim Hakuna Matata keluar sebagai juara pertama dan berhak atas hadiah uang tunai Rp 30 juta. Kemenangan tersebut menempatkan mereka di posisi teratas dari 10 tim finalis yang melaju ke babak akhir.