BERITA TERKINI
Tiga Operator Besar Serempak Naikkan Tarif Internet Kabel untuk Pelanggan Baru

Tiga Operator Besar Serempak Naikkan Tarif Internet Kabel untuk Pelanggan Baru

Tiga penyedia jaringan utama di Vietnam secara bersamaan menaikkan harga layanan internet kabel untuk instalasi baru, sehingga ambang batas harga “minimum” layanan internet kabel meningkat secara menyeluruh.

Sebelumnya, paket dasar 300 Mbps ditawarkan mulai 180.000 VND per bulan. Kini, Viettel dan FPT menaikkan tarif terendah menjadi 195.000 VND per bulan, sementara VNPT menetapkan harga 190.000 VND per bulan dengan kenaikan yang lebih kecil.

Kenaikan tidak hanya terjadi pada paket dasar. Sejumlah paket kelas atas juga mengalami penyesuaian harga hingga puluhan ribu VND, tergantung kebijakan baru masing-masing penyedia.

Harga yang disebutkan umumnya berlaku untuk wilayah pinggiran kota atau provinsi. Sementara itu, di kota besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City, tarif layanan internet lebih tinggi. Untuk paket termurah dari VNPT dan Viettel, harga berkisar 235.000 hingga 255.000 VND per bulan.

Selain biaya bulanan, pelanggan baru juga perlu membayar biaya instalasi awal sebesar 300.000 VND. Meski demikian, pelanggan masih dapat memperoleh program promosi, seperti modem WiFi gratis atau tambahan satu bulan layanan apabila membayar biaya tahunan di muka.

Perubahan tarif ini saat ini hanya berlaku bagi pelanggan baru. Pengguna yang sudah berlangganan paket sebelumnya disebut tetap mengikuti harga dan kebijakan lama.

Adapun harga akhir dapat berubah bergantung pada program promosi atau kebijakan khusus di tiap area bisnis.

Di sisi lain, laporan Kementerian Sains dan Teknologi pada akhir 2025 mencatat Vietnam mengalami kemajuan infrastruktur pita lebar. Sejumlah proyek disebut telah beroperasi, termasuk kabel bawah laut baru ADC dan SJC2, serta kabel darat internasional VSTN yang 100% dimiliki perusahaan Vietnam. Dengan perkembangan tersebut, total kapasitas internasional meningkat menjadi 80 Tbps dan ditujukan untuk memastikan konektivitas yang aman.

Dalam laporan yang sama, persentase rumah tangga yang menggunakan kabel fiber optik mencapai 87,6%. Sementara itu, peringkat Ookla Speedtest Januari 2026 mencatat kecepatan internet tetap di Vietnam sebesar 284,99 Mbps, menempatkannya di peringkat ke-10 dunia.