BERITA TERKINI
Terungkap, Ini Alasan Baek Tae Joo Membuat Aplikasi Connect di Drama Honour

Terungkap, Ini Alasan Baek Tae Joo Membuat Aplikasi Connect di Drama Honour

Menjelang episode akhir drama Honour, identitas pembuat aplikasi Connect akhirnya mengerucut pada sosok yang selama ini tak dicurigai. Baek Tae Joo (Yeon Woo Jin), yang sebelumnya berada di garis depan mendukung penyelidikan Firma Hukum LnJ, justru diketahui sebagai orang di balik aplikasi yang sempat menjadi fokus investigasi.

Sejak awal, LnJ menelusuri siapa pembuat Connect. Namun, penyelidikan itu sempat kehilangan fokus akibat konflik pribadi di internal para pengacara. Dalam situasi tersebut, Baek Tae Joo berhasil menjalankan skenarionya tanpa menimbulkan kecurigaan, termasuk dari LnJ maupun Firma Hukum Haeil.

Motivasi utama Baek Tae Joo disebut berakar dari dendam atas kematian kakaknya, Seo Ji Yeon. Seo Ji Yeon merupakan korban kasus prostitusi yang diduga ditutupi oleh para petinggi negara. Upaya Seo Ji Yeon untuk membawa kasusnya ke persidangan berulang kali gagal, hingga ia mengalami tekanan mental berat dan mengakhiri hidupnya.

Untuk menjerat pihak-pihak berkuasa yang diyakini terlibat dalam kematian sang kakak, Baek Tae Joo kemudian menyusun jebakan melalui aplikasi yang dibuatnya. Aksi ini juga disebut terbantu oleh pihak-pihak yang memiliki dendam terhadap para pengacara di dua firma hukum tersebut, sehingga rencananya berjalan lebih mulus.

Dalam rangka menjalankan rencananya, Baek Tae Joo juga mendekati Kang Shin Jae, anak dari petinggi Firma Hukum Haeil yang disebut sengaja menghilangkan barang bukti pada persidangan terkait kasus kakaknya. Setelah berhasil menyandera Shin Jae, Baek Tae Joo tinggal selangkah lagi untuk menghancurkan Haeil dan menyeret para tersangka di balik kematian Seo Ji Yeon.

Meski digambarkan memiliki ambisi untuk “membersihkan” oknum yang menyalahgunakan jabatan, cara yang ditempuh Baek Tae Joo membawa konsekuensi besar. Melalui Connect, ia tidak hanya menarget para petinggi dan pihak yang dituding menutup-nutupi kasus, tetapi juga memunculkan korban baru, termasuk dari kalangan remaja. Pada akhirnya, balas dendam dan ambisi tersebut membuat banyak orang lain menjadi korban berikutnya.