BERITA TERKINI
Telkomsel Gelar NextDev Summit 2026, Dorong Dampak AI lewat Final Pitching Startup

Telkomsel Gelar NextDev Summit 2026, Dorong Dampak AI lewat Final Pitching Startup

Telkomsel kembali menggelar NextDev Summit 2026 sebagai puncak program impact incubator NextDev ke-11. Mengusung tema “Unleashing AI Impact”, ajang ini menghadirkan Final Pitching 10 technopreneur terbaik, konferensi, showcase inovasi, serta ruang kolaborasi yang mempertemukan startup dengan mentor, investor, dan mitra ekosistem digital.

Penyelenggaraan NextDev Summit 2026 berlangsung di tengah tantangan pendanaan startup di Asia Tenggara. Telkomsel menegaskan komitmennya untuk mendorong lahirnya solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang relevan bagi kebutuhan industri dan masyarakat.

Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Digital, Ahmad Ridha Sabana, menilai perjalanan satu dekade program ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital. “Perjalanan satu dekade, bukan perjalanan yang mudah. Kita semua adalah pemenang yang bersama-sama membangun ekosistem. Telkomsel, sebagai infrastruktur dan platform yang signifikan, adalah langkah awal bagaimana kita semua bisa memastikan kedaulatan digital. Dengan mendukung penguasaan AI, kami berharap NextDev bisa terus membantu kita membangun ekosistem digital yang benar-benar kita butuhkan,” ujarnya, dikutip dalam keterangan, Minggu (12/4/2026).

Sejalan dengan fokus AI-Powered Innovation, Telkomsel menilai AI tidak lagi sekadar tren, melainkan akselerator bagi startup, mulai dari efisiensi operasional, validasi produk, hingga kontribusi ekonomi. Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, juga menekankan pentingnya konsistensi dan peran kreator dalam pemanfaatan teknologi. “Teknologi AI adalah sebuah keniscayaan, namun jangan dijadikan sebagai sumber kreatif utama karena AI hanyalah mesin canggih yang bisa mempercepat berbagai proses kerja kita. Tetapi proses kreatif, proses pemilihan pertama, bagusnya dari kita selaku kreator. Jangan takut gagal, karena kegagalan itu justru menjadi tangga yang baik untuk kita belajar lebih baik lagi,” katanya.

Rangkaian acara NextDev Summit 2026 mencakup sambutan Direktur Utama Telkomsel Nugroho, keynote speech, sesi Final Pitching, diskusi ekosistem, hingga pengumuman pemenang. Sebelumnya, para finalis telah melalui fase Academy berupa bootcamp, mentoring, dan benchmarking ekosistem.

Nugroho menyebut Indonesia memiliki talenta digital yang potensial dan dapat terus berkembang dengan dukungan berbagai pihak. “Indonesia ini penuh dengan talenta yang sangat potensial. Ditambah dengan dukungan yang besar dari pemerintah, potensi digital tanah air ini bisa meningkat dari waktu ke waktu. Telkomsel punya visi agar kita semua bisa memberdayakan bangsa Indonesia dalam kesehariannya untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik hari ini, dan lebih baik lagi ke depannya. Oleh karena itu, kami secara konsisten terus melakukan scouting dan development melalui program NextDev,” ujarnya.

Dalam penyelenggaraan NextDev ke-11, Telkomsel mempertemukan 10 technopreneur dari berbagai daerah. Tax Point dari Bali meraih predikat Best of The Best dengan solusi konsultasi pajak yang mudah dan terjangkau. Epployee dari Bandung menjadi Runner Up melalui platform HRIS berbasis Cloud dan AI. Sementara Sumrize dari Subang meraih Most Attractive Digital Business dengan platform AI untuk merangkum percakapan WhatsApp.

Founder Tax Point, Pande Putu Khrisna Ariyudha, mengatakan program NextDev ke-11 memberi ruang belajar yang penting bagi pengembangan startup-nya. “NextDev ke-11 memberikan ruang belajar yang sangat berharga. Pendampingan mentor dan akses jejaring NextDev telah membantu kami memperjelas masalah nyata yang kami sasar, model bisnis yang kami butuhkan, hingga strategi implementasi AI yang perlu kami kembangkan. Semua yang kami dapatkan dari NextDev akan menjadi bekal penting bagi Tax Point untuk melangkah lebih kuat dan tumbuh lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.