BERITA TERKINI
Tantangan Ramadan di Era Digital: Cara Menjaga Iman di Balik Layar Gadget

Tantangan Ramadan di Era Digital: Cara Menjaga Iman di Balik Layar Gadget

Memasuki bulan suci Ramadan, tantangan bagi generasi muda dinilai tidak lagi sebatas menahan lapar dan dahaga. Godaan lain yang kian terasa adalah penggunaan gawai, terutama kebiasaan menggulir media sosial tanpa henti yang kerap menyita waktu ibadah.

Sekretaris Departemen Infokom RMRB Banda Aceh, Khairun Ardiansyah, mengatakan ponsel pintar telah menjadi kebutuhan primer di era digitalisasi. Menurutnya, hampir tidak ada anak muda yang tidak menggunakan media sosial. Tantangannya, kata dia, adalah memastikan aktivitas di layar tidak membuat seseorang lalai dari ibadah dan zikir.

“Gadget itu ibarat pisau bermata dua. Tergantung siapa pemakainya,” ujarnya dalam dialog bersama Pro 2 Banda Aceh, Senin, 9 Februari 2026.

Khairun menilai teknologi dapat memberi manfaat, misalnya memudahkan akses Al Quran digital dan kajian Islami. Namun, ia mengingatkan algoritma media sosial juga dapat mengarahkan pengguna pada konten negatif apabila tidak cermat dalam memilih.

Ia menyampaikan beberapa langkah praktis agar iman tetap terjaga di tengah gempuran konten digital selama Ramadan. Pertama, membangun kesadaran diri dan niat, dengan memahami bahwa Ramadan merupakan waktu pahala dilipatgandakan sehingga setiap aktivitas, termasuk di internet, perlu diniatkan untuk kebaikan.

Kedua, memfilter konten. Khairun menjelaskan, jika pengguna memulai dengan menonton konten yang baik, algoritma media sosial cenderung merekomendasikan konten serupa. Sebaliknya, kebiasaan mengonsumsi konten negatif dinilai dapat mengurangi nilai ibadah puasa.