BERITA TERKINI
Surge Gandeng FiberHome China Hadirkan Layanan 5G FWA 1,4 GHz di Indonesia

Surge Gandeng FiberHome China Hadirkan Layanan 5G FWA 1,4 GHz di Indonesia

PT Solusi Sinergi Digital (Surge) mengumumkan kerja sama dengan Wuhan FiberHome International Technologies Co. Ltd. (FiberHome), perusahaan penyedia infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) asal China, untuk menghadirkan layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) 1,4 GHz di Indonesia.

Penandatanganan dokumen kerja sama dilakukan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Senin (2/3). Layanan komersial 5G FWA 1,4 GHz tersebut diklaim sebagai yang pertama di dunia dan disebut menjadi tonggak dalam upaya percepatan transformasi digital di Indonesia.

Direktur Surge Shannedy Ong mengatakan pemanfaatan 5G FWA 1,4 GHz ditujukan untuk mempercepat penetrasi pita lebar tetap (fixed broadband) secara lebih luas. Menurutnya, langkah ini diharapkan membuka peluang ekonomi digital, memberdayakan UMKM, serta memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

Surge sebelumnya telah meluncurkan layanan komersial 5G FWA 1,4 GHz dengan nama Internet Rakyat (IRA) pada pertengahan bulan lalu. Layanan ini mencakup wilayah Regional 1, yakni Pulau Jawa, Maluku, dan Papua, dengan penawaran kecepatan hingga 100 Mbps seharga Rp100.000 per bulan, kuota tak terbatas, serta sewa modem gratis.

Melalui kolaborasi ini, FiberHome menyediakan solusi jaringan yang disebut memungkinkan layanan fixed broadband yang cepat dan stabil tanpa memerlukan infrastruktur kabel yang kompleks. CEO PT FiberHome Teknologi Indonesia Jason Lin menyatakan inisiatif tersebut diyakini dapat menjadi katalis bagi inklusi digital, pertumbuhan ekonomi, dan inovasi di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi negara dalam ekosistem digital global.

Surge menyampaikan layanan IRA hasil kerja sama ini diharapkan turut meningkatkan literasi digital, mendukung pemberdayaan UMKM, serta memperluas akses pendidikan berbasis digital dan layanan publik di berbagai wilayah.

Sebelumnya, kolaborasi serupa juga dilakukan penyedia layanan internet MyRepublic dengan perusahaan infrastruktur TIK asal China, ZTE, untuk menghadirkan layanan internet 5G FWA 1,4 GHz di Regional 2 dan 3 yang mencakup Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.