SMP Negeri 1 Kudus memanfaatkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 untuk meluncurkan inovasi digital berupa aplikasi Mata Siheka. Aplikasi ini dirancang untuk mendukung pengelolaan data dan pemantauan perkembangan siswa secara terintegrasi.
Resepsi HUT ke-76 SMPN 1 Kudus yang digelar pada Sabtu (4/4/2026) dihadiri Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda Birton, serta Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kudus menyampaikan apresiasi atas capaian prestasi sekolah. Ia juga mendorong penguatan karakter siswa melalui peluncuran aplikasi MATA SI HEKA (Siswa Hebat Berkarakter) dan gerakan Zero Bullying yang berkolaborasi dengan Polres Kudus.
Selain itu, Bupati mengajak para siswa mendukung Gerakan Sekolah Naik Sepeda. Program ini dinilai bermanfaat untuk menjaga kesehatan, mengurangi polusi, serta menumbuhkan kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kepala SMPN 1 Kudus, Abdul Rochim, menjelaskan bahwa peluncuran aplikasi tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah menghadapi tantangan era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pendidikan. Menurutnya, aplikasi Mata Siheka akan menjadi wadah pencatatan menyeluruh bagi siswa, mulai dari capaian akademik, kegiatan non-akademik, hingga pembentukan karakter dan kedisiplinan.
“Selama ini pencatatan masih dilakukan secara manual. Ke depan, melalui aplikasi ini, setiap siswa akan memiliki portofolio digital yang bisa diakses, termasuk oleh orang tua,” kata Abdul Rochim.
Ia menambahkan, sistem ini memungkinkan orang tua memantau perkembangan anak secara lebih transparan, baik dari sisi prestasi maupun perilaku di sekolah. Pada tahap awal, penerapan aplikasi Mata Siheka difokuskan untuk siswa kelas VIII. Selanjutnya, sistem akan dikembangkan dan diintegrasikan dengan aspek lain seperti absensi dan laporan pembelajaran.
Peringatan HUT ke-76 SMPN 1 Kudus juga diisi berbagai kegiatan edukatif dan kompetitif, antara lain olimpiade mata pelajaran, festival seni, serta kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah. Kegiatan tersebut melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK/RA hingga SD/MI, dengan jumlah pendaftar mencapai 918 peserta.
Selain itu, sekolah menggelar bazar yang melibatkan siswa, pelaku UMKM, dan alumni sebagai upaya penguatan jejaring serta kolaborasi dengan masyarakat.
Abdul Rochim menyampaikan tema “Inovasi Berkelanjutan” yang diangkat pada peringatan tahun ini dimaksudkan agar program sekolah tidak berhenti pada satu kegiatan, melainkan terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi siswa. Ia juga berharap, di usia ke-76, SMPN 1 Kudus dapat kembali menunjukkan prestasi terbaik seperti pada masa keemasan sebelumnya.
Di sisi lain, pihak sekolah mulai menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kemungkinan pertukaran siswa dan guru dengan sekolah lain sebagaimana usulan dari Bupati Kudus. Melalui inovasi dan kolaborasi tersebut, sekolah berharap dapat mencetak generasi yang berprestasi sekaligus berkarakter kuat.