Pemerintah Kota Baubau melalui Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) mencatat capaian dalam penataan administrasi pengadaan barang dan jasa. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkot Baubau disebut telah menuntaskan penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan capaian 100 persen.
Kepala Bagian ULP Sekretariat Daerah Kota Baubau, Ahmad Basri, mengatakan capaian tersebut menunjukkan komitmen pimpinan OPD untuk mempercepat proses pengadaan sejak awal tahun anggaran.
Basri menjelaskan, dengan rampungnya penginputan pada aplikasi SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan), masyarakat dapat mengakses secara terbuka rencana belanja pemerintah daerah dan memantau proyek-proyek yang akan dilaksanakan selama tahun berjalan. Pernyataan itu disampaikan pada Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, kelengkapan data RUP juga memungkinkan Bagian ULP segera memproses tahapan tender atau lelang, baik untuk proyek fisik maupun pengadaan jasa lainnya.
Basri menambahkan, percepatan ini diharapkan mencegah penumpukan pekerjaan pada akhir tahun anggaran sekaligus mendorong perputaran ekonomi di Kota Baubau. Ia menyebut pencapaian 100 persen penginputan RUP merupakan instruksi pimpinan agar seluruh OPD bergerak cepat, sehingga pemanfaatan anggaran dapat segera dirasakan masyarakat melalui pembangunan yang tepat waktu.
Penuntasan penginputan RUP tersebut disebut menjadi sinyal dimulainya sejumlah proyek daerah, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas kesehatan, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Meski demikian, Basri menegaskan pelaksanaan proyek di lapangan tetap harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pekerjaan agar hasil pembangunan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.